Round-Up

Prahara Remaja Jakarta Dihamili hingga Dibawa Kabur ke Timur Jawa

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 07:41 WIB
Polda Metro tangkap pria yang bawa kabur dan setubuhi ABG Jaksel.
Polda Metro tangkap pria yang bawa kabur dan setubuhi ABG Jaksel. (Farih/detikcom)


Pacaran hingga Berhubungan Badan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, pada Juni 2019, tersangka berkenalan dengan korban melalui WhatsApp. Hingga kemudian pada Desember 2019 tersangka berpacaran dengan korban.

"Hingga pada bulan Juni 2020 tersangka mengajak anak korban untuk melakukan hubungan intim suami istri di Hotel Pitagiri Palmerah Jakarta Barat dan anak korban menyetujuinya," kata Yusri kepada wartawan, Senin (9/11/2020).

Yusri menyebut tersangka dan korban melakukan hubungan suami-istri sebanyak 4 kali. Keempatnya dilakukan korban dan pelaku di salah satu hotel di Jakarta Barat pada Juli dan Agustus 2020.

"Setelah itu anak korban pada tanggal 23 Agustus mengabari tersangka bahwa dia sudah tidak datang bulan, lalu tersangka menyuruh anak korban untuk melakukan tes kehamilan yang hasilnya positif, lalu satu minggu kemudian tersangka menyuruh anak korban untuk melakukan tes kehamilan kembali, namun hasilnya tetap positif," katanya.


Dibawa Kabur

Setelah mengetahui bahwa korban hamil, pelaku menyuruh anak korban untuk jujur kepada orang tuanya. Namun korban menolak karena takut dimarahi oleh orang tua.

"Lalu menyarankan kepada tersangka untuk kabur karena takut ketahuan orang tua," katanya.

Lebih jauh, Yusri menyebut setelah seminggu tersangka berpikir dan tersangka didesak oleh korban maka tersangka setuju untuk kabur membawa korban. Pelaku memutuskan membawa kabur korban ke Mojokerto, Jawa Timur, setelah mendapatkan gajian di tempat kerjanya.

"Setibanya di Jawa Timur, tersangka dan anak korban turun di Terminal Bungur Asih yang selanjutnya mencari tempat tinggal, saat itu tersangka dan anak korban tinggal di sebuah kosan di Mojokerto," katanya.

"Setelah tersangka dan anak korban tinggal di kontrakan tersebut tersangka menyuruh anak korban untuk pulang, namun anak korban menolak karena takut kepada kedua orang tuanya, atas dasar tersebut tersangka dan anak korban tidak pulang ke rumah," sambungnya.

Kasus itu kemudian dilaporkan oleh orang tua korban ke Polda Metro Jaya. Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin Kompol Handik Zusen dan AKP Rulian Syauri kemudian menangkap pelaku di Mojokerto, Jawa Timur, pada 6 November 2020.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3