Petinggi KAMI Ahmad Yani Mangkir dari Panggilan, Ini Kata Polri

Kadek Melda L - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 17:18 WIB
Karopenmas Divis Humas Polri Brigjen Awi Setiyono
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono. (Foto: dok Divisi Humas Polri)
Jakarta -

Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani tidak memenuhi panggilan Bareskrim Polri. Mabes Polri mengatakan, surat pemanggilan terhadap Ahmad Yani sudah sesuai dengan prosedur.

"Terkait surat panggilan tentunya hal tersebut, penyidik selama ini juga baru sekarang ini kan (dapat) komplain kan, karena selama ini yang lain nggak ada komplain kan. Maksudnya apa? Bahwasanya kita sampaikan selama ini penyidik sudah sesuai dengan SOP yang ada, sesuai dengan manajemen penyidikan dan sesuai dengan KUHAP. Terkait dengan yang bersangkutan dengan alasan demikian, ya silakan saja itu haknya yang bersangkutan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2020).

Awi menuturkan, pemanggilan Ahmad Yani merupakan pengembangan dari kasus tersangka Anton Permana (AP). Anton Permana juga merupakan petinggi KAMI.

Dikatakan Awi, jika Ahmad Yani tidak hadir dalam pemanggilan pertama maka akan dilayangkan surat panggilan berikutnya.

"Terkait dengan yang disampaikan tadi, saudara AY dipanggil terkait dengan pengembangan pemeriksaan saudara AP. Tapi yang jelas, penyidik akan melaksanakan pemanggilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada, tentunya kalau yang bersangkutan dipanggil sekali tidak hadir tentunya nanti akan dilayangkan panggilan berikutnya," ujar Awi.

Mengenai ketidakhadiran Ahmad Yani, tim kuasa hukum memberikan penjelasan. Seperti apa?

Simak video 'Terkait Demo Ricuh, Polisi Sempat Sambangi Petinggi KAMI Ahmad Yani':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3