Round-Up

5 Fakta Kasus Penodongan di Tangerang Berujung Penetapan Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 01 Nov 2020 07:29 WIB
Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono menjelaskan soal penodongan di Gading Serpong
Senjata airsoft gun yang digunakan pelaku penodongan di Gading Serpong (dok.istimewa)
Tangerang -

Seorang pria inisial SD (42) ditangkap polisi setelah melakukan penodongan dan pemerasan terhadap resepsionis hotel di Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang. SD kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi.

Insiden yang kemudian viral di media sosial itu terjadi pada Jumat 30 Oktober 2020 sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu seorang warga melihat pelaku berjalan di parkiran sebuah supermarket sambil menenteng senjata yang belakangan diketahui sepucuk airsoft gun.

Kejadian ini dilaporkan ke sekuriti setempat yang diteruskan ke polisi. Di saat polisi sedang meluncur ke lokasi, sekuriti mencoba mengamankan pria itu.

Namun, pelaku saat itu lari ke lobi hotel yang masih satu kawasan dengan supermarket. Di sana, dia menodong resepsionis.

Pelaku meminta sejumlah uang saat itu. Karena ketakutan, petugas resepsionis memberikan uang dari laci.

"Diserahkan uang tersebut oleh petugas resepsionis, sekitar Rp 4 jutaan," ujar Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono saat dihubungi detikcom, Jumat (30/10/2020) malam.

Dari situ, pelaku lalu keluar menuju ke parkiran supermarket kembali. Saat itulah, polisi membekuknya dan mengamankan airsoft gun dari tangannya.

Pelaku lalu diperiksa di Polsek Kelapa Dua. Namun saat pemeriksaan ini, pelaku mengaku mengalami depresi dan gangguan jiwa.

"Kami mendapat keterangan awal bahwa memang pelaku ini mengalami gangguan kejiwaan, karena yang bersangkutan memberikan keterangan bahwa sedang dalam tahap proses pengobatan psikiater," kata Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono dalam keterangannya kepada detikcom, Sabtu (31/10/2020).

Meski begitu, ia tidak bisa memperlihatkan surat keterangan dokter yang menunjukkan bahwa dia mengalami depresi. Polisi pun akhirnya menetapkannya sebagai tersangka.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka. (Pelaku) ditahan," kata Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono saat dihubungi detikcom, Sabtu (31/10/2020).

Wibisono mengatakan penetapan tersebut setelah dilakukan gelar perkara. Dalam gelar perkara, penyidik menyimpulkan bahwa pelaku memenuhi unsur untuk ditetapkan sebagai tersangka.

"Semua unsur terpenuhi, korban ada, bukti ada," imbuh Wibisono.

Berikut fakta-fakta terkait SD yang terungkap dalam pemeriksaan di Polsek Kelapa Dua, Lihat di halaman berikutnya

Tonton juga 'Bos Mal dan Hotel Ditangkap Usai Todong Pistol ke Pedagang':

[Gambas:Video 20detik]