Round-Up

Deretan Admin Medsos Dibekuk Gegara Provokasi Demo

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 06:31 WIB
poster
Foto ilustrasi: Edi Wahyono
Jakarta -

Satu per satu admin di media sosial yang diduga melakukan penghasutan demo anarkis di Jakarta beberapa waktu lalu ditangkap polisi. Ketujuh orang itu berstatus pelajar hingga pengangguran.

Awalnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya menangkap dua orang terkait demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh. Keduanya adalah admin grup Facebook 'STM Se-Jabkdetabek.' Kedua tersangka yakni MLAI (16) dan WH (16).

"Pertama mengamankan dua orang, khususnya yang (mengajak pelajar) STM ya. 2 orang ini karena ditemukan dalam grup Facebook bernama 'STM Se-Jabodetabek' dengan followers-nya sekitar 20 ribu member," kata Yusri.

Yusri mengungkap keduanya adalah admin grup Facebook 'STM Se-Jabkdetabek'. Menurut Yusri, keduanya diduga memprovokasi untuk melakukan kericuhan saat demo.

"Dilakukan penangkapan di daerah Klender Jakarta Timur. Konten Facebook 'STM se-Jabodetabek' dia adminnya dan melanggar UU ITE. Tujuannya dia memprovokasi, menghasut ujaran kebencian, meme-meme dan juga video-video yang dia sebarkan untuk memancing mereka-mereka semua STM se-Jabodetabek berbuat rusuh, termasuk tanggal 20 besok," terang Yusri.

Tonton video 'Isi Grup 'STM Se-Jabodetabek', Ajak Bawa Sajam-Buat Demo Rusuh':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3