Gatot Nurmantyo Bicara PKI: Dulu Curiga Adu Domba, Kini Yakini Keberadaannya

ADVERTISEMENT

Gatot dan Isu Film G30S/PKI

Gatot Nurmantyo Bicara PKI: Dulu Curiga Adu Domba, Kini Yakini Keberadaannya

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 09:39 WIB
gatot nurmantyo
Gatot Nurmantyo (Ari Saputra/detikcom)

27 September 2017: Anak PKI sudah masuk DPR

Dia berbicara di FGD yang diselenggarakan Fraksi PKS, bertajuk "Pancasila dan Integrasi Bangsa'. Mahfud Md Turut menjadi pembicara.

Gatot Nurmantyo mulai bicara soal anak anggota PKI yang kini sudah bisa diterima masyarakat sama seperti anak anggota masyarakat lainnya. Bahkan ada anak PKI yang menjadi anggota DPR.

"Kalau kita lihat G30S/PKI, dendam yang luar biasa. Tapi begitu selesai, tidak," ujar Gatot di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Menurut Gatot, bangsa Indonesia saat ini sudah cukup dewasa. Dia lalu memberi contoh ada keturunan PKI yang kini duduk di parlemen.

"Buktinya jelas, siapa yang berkubu 'aku bangga sebagai anak PKI'. Orangnya ada di sini, ya kan? Masuk parlemen ya, diapa-apakan nggak sama umat muslim? Diapa-apakan nggak? Tidak," tutur Gatot.

"Karena yang besar mengayomi yang kecil. Itu kan perorangan, kalau sudah ada kelompok, itu membahayakan, cegah," imbuh Gatot.

Gatot NumantyoGatot Numantyo Foto: Yudha Maulana

22 Maret 2018: Bicara kebangkitan PKI

Gatot sudah tidak lagi menjabat Panglima TNI. Di acara detikcom, dia mengatakan isu kebangkitan PKI dia selalu kemukakan untuk memberikan peringatan.

"(Soal isu PKI) bukan dibangkit-bangkitkan. Tapi, manakala ada indikasi 'saya bangga jadi anak PKI', itu kan warning seharusnya. Jangan sampai kejadian itu terulang," kata Gatot.

21 September 2020: Gatot bicara pencopotan dirinya

Video berjudul 'Jenderal Gatot Endus PKI Gaya Baru Sejak 2008' diunggah oleh kanal YouTube Hersubeno Point. Gatot banyak bicara soal PKI di kanal YouTube itu.

Gatot curhat soal seorang 'sahabat di PDIP' yang memintanya menghentikan perintah nonton bareng film G30S/PKI pada 2017 silam, bila tidak mau menghentikan acara itu maka Gatot bakal dicopot dari jabatan Panglima TNI saat itu.

"Pada saat saya menjadi panglima TNI saya melihat itu semuanya, maka saya perintahkan jajaran saya untuk menonton film G30S/PKI. Pada saat itu, saya punya sahabat dari salah satu partai, saya sebut saja partai PDI, menyampaikan, 'Pak Gatot, hentikan itu, kalau tidak pasti Pak Gatot akan diganti'," kata Gatot saat bicara di kanal YouTube Hersubeno Point.

Isu ini kontroversial, ditepis oleh anggota PDIP yang duduk di DPR, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. Gatot juga dinilai melakukanpencitraan menuju Pilpres 2024 lewat isu PKI itu.

Gatot juga bicara soal kebangkitan PKI. Dia mengaku mengetahui kebangkitan PKI gaya baru sejak 2008.

"Memang gerakan ini tidak bisa dilihat bentuknya, tetapi dirasakan bisa. Contohnya kenapa 2008, karena sejak 2008 itulah seluruh sekolah, pelajaran soal G30S/PKI ditiadakan. Ini suatu hal yang sangat berbahaya," ujar Gatot.


(dnu/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT