Round-Up

Keheranan Jerinx Duduk di Kursi Pesakitan

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 05:33 WIB
Jerinx SID usai sidang kedua pada Kamis (22/9/2020).
Foto: Jerinx SID usai sidang kedua pada Selasa (22/9/2020). (Angga Riza/detikcom)
Jakarta -

Setelah sempat walk out, terdakwa I Gede Ari Astina atau Jerinx SID tunduk menjalani sidang kedua yang digelar online. Jerinx lantas bertanya apa salahnya di kasus dugaan ujaran kebencian melalui postingan 'IDI Kacung WHO' itu.

Sidang disiarkan secara live lewat channel YouTube PN Denpasar, Selasa (22/9/2020). JPU di Kejari Denpasar dan Jerinx di Polda Bali.

Jerinx hadir memakai kaus putih dengan masker yang disangkutkan di dagu. Jerinx awalnya menghadiri sidang tanpa kehadiran tim penasihat hukum.

"Tidak ada Yang mulia, dan saya tidak tahu alasannya kenapa," kata Jerinx saat ditanya Ketua Majelis Kakim Adyana Dewi apakah ada penasihat hukum yang mendampinginya.

Sidang lalu diskors 15 menit untuk menghubungi penasihat hukum Jerinx. Skors sempat ditambah 5 menit. Tim penasihat hukum Jerinx akhirnya hadir.dan sidang dimulai.

"Saya tetap menolak sidang online, dan meminta sidang offline tatap muka. Kepentingan sidang ini bukan hanya untuk korban, tapi juga untuk saya, bukan untuk JPU atau hakim. Selebihnya saya serahkan ke penasihat hukum untuk membela kepentingan hukum saya," kata Jerinx.

Tim penasihat hukum mengungkapkan pihaknya meminta sidang offline karena akan didapatkan persidangan yang legitimed dan tidak mengesampingkan tujuan pencarian keadilan.

Tim penasihat hukum meminta sidang ditunda sampai ada tanggapan dari Mahkamah Agung (MA) atas surat yang sudah dikirim mereka dua kali.

"Kami sudah jelas pada sidang yang lalu untuk sementara sampai hari ini tetap menggunakan persidangan secara online, sambil menunggu petunjuk dari Mahkamah Agung. Kalau ditunggu kapan akan turun pendapat dari MA ini menunda waktu persidangan, sedangkan proses penahanannya berjalan terus. Tidak usah diperpanjang lagi," kata ketua majelis hakim.

Tim penasihat hukum Jerinx pun setuju sidang hari ini dilakukan online dan meminta surat dakwaan dibacakan lagi.

Sidang kedua Jerinx pun bergulir. Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan ulang surat dakwaan dalam sidang sidang yang disiarkan secara live lewat channel YouTube PN Denpasar, Kamis (22/9/2020). Dakwaan itu sebenarnya sudah dibacakan pada sidang perdana sebelumnya. Jerinx dan kuasa hukumnya saat itu menyatakan walk out karena tidak setuju sidang online.

"Apakah saudara sudah mengerti tentang surat dakwaan tersebut?" tanya Ketua Majelis Hakim Adyana Dewi.

Jerinx lalu memberikan jawaban. "Sudah terdakwa, saya ada dua pertanyaan. yang pertama kenapa status saya tersebut tidak dibaca secara penuh unggahan saya tersebut yang, maaf, ada kata kacungnya, kenapa tak dibaca full dan diartikan secara penuh. Dan kedua sebenarnya salah saya apa sih? Apa saya punya kapasitas membubarkan IDI?" kata Jerinx.

Majelis hakim menegaskan soal kesalahan terdakwa masih ranah pembuktian ya, belum dinyatakan bersalah. Hakim lalu mempersilakan Jerinx berkonsultasi dengan penasihat apakah akan mengajukan keberatan atau eksepsi.

"Maaf, Yang Mulia, nanti saya akan mengajukan eksepsi dan penasihat hukum saya juga akan mengajukan eksepsi. Terima kasih yang Mulia," ujar Jerinx.

Selanjutnya
Halaman
1 2