ADVERTISEMENT

Timeline PSBB Jakarta hingga Tarik Rem Darurat

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 09:55 WIB
Petugas dari kecamatan Cilandak membawa peti mati di jalan Fatmawati, Jakarta, Jumat (28/8/2020). Kegiatan tersebut untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19 yang dapat menyebabkan kematian. Kampanye unik ini juga diikuti oleh TNI, Polri dan dinas terkait di lingkungan Pemprov DKI.
Gambar ilustrasi kampanye bahaya COVID-19 di Jakarta. (Ari Saputra/detikcom)

Berikut adalah aktivitas luar rumah yang dibatasi dalam PSBB, sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020:

1. Sekolah dan institusi pendidikan lainnya

2. Aktivitas perkantoran diganti kerja dari rumah (work from home/WFH)

Pengecualian:
- instansi pemerintahan
- kantor perwakilan negara asing
- BUMN/BUMD yang ikut menangani COVID-10
- Usaha:
Ada 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi: kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi-teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar dan utilitas publik, sektor swasta yang melayani kebutuhan sehari-hari

3. Kegiatan keagamaan di rumah ibadah

4. Kegiatan di fasilitas umum

5. Kegiatan sosial-budaya

6. Transportasi

Transportasi umum:
- Kapasitas: maksimal penumpang adalah 50%.
- Operasional: pukul 06.00-18.00 WIB
- Wajib menjaga jarak rentang 1 meter
- Wajib disinfeksi berkala

Ojek online (ojol):
- Permenkes Nomor 9 Tahun 2020: ojek daring boleh angkut barang, tidak boleh angkut penumpang
- Pergub DKI Nomor 33 Tahun 2020: ojek daring boleh angkut barang, tidak boleh angkut penumpang
- Permenhub Nomor 18 Tahun 2020: sepeda motor dapat mengangkut penumpang asalkan memenuhi protokol kesehatan

Mobil pribadi:
- Kapasitas maksimal 50%
- Penumpang mengenakan masker

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT