Calon Taruni Ngaku Digagalkan Tes Corona, Komisi III DPR Akan Tanya Polri

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 03:40 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni diperiksa penyidik KPK selama dua jam. Crazy Rich Tanjung Priok itu tersenyum saat meninggalkan gedung KPK.
Eakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Curhat seorang perempuan yang gagal lolos tes Akademi Polisi (Akpol) di tingkat pusat karena dibilang positif Corona (COVID-19) viral di media sosial. Komisi III DPR menilai permasalahan ini harus ditindaklanjuti, jangan sampai adanya COVID-19 menjadi alasan untuk menzalimi seseorang.

"Saya sudah melakukan kroscek, karena kita tidak bisa serta merta mempercayai langsung dari 1 sumber. Namun ini jelas harus ditindaklanjuti serius, jangan sampai COVID-19 yang seharusnya bersama-sama kita lawan, malah menjadi senjata untuk menzalimi orang lain," kata Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, ketika dihubungi, Jumat (7/6/2020).

Sahroni mengatakan pihaknya akan meminta keterangan polri terkait hal itu. "Bisa mungkin pas masa sidang yang akan datang kami akan pertanyakan hal tersebut dengan Polri." ujarnya.

Sebelumnya, isu ini viral setelah dibuat utas (thread) oleh akun Twitter, @siap_abangjagoo. Pemilik akun tersebut bercerita dirinya gagal tes seleksi masuk Akpol di tingkat pusat.

"Jadi, kemarin itu aku daftar ikut seleksi Akpol, masih seleksi daerah sih. Tapi, Alhamdulillah aku ranking 1 se-provinsi, udah sampai sidang akhir, terus berhak untuk melanjutkan tes ke tingkat pusat," demikian cuit @siap_abangjagoo seperti dilihat detikcom, Kamis (6/8/2020).

Dia bercerita mempersiapkan diri untuk mengikuti tes di tingkat pusat, termasuk melakukan rapid test Corona. Dalam utas yang dibuatnya, dia menampilkan rapid test yang dilakukannya menunjukkan hasil negatif COVID-19.

Dalam foto hasil rapid test, terlihat rumah sakit tersebut memiliki kode area telepon 0778, yang merupakan kode telepon untuk daerah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Selanjutnya
Halaman
1 2