Viral Calon Taruni Merasa Digagalkan Tes Corona, Akpol Angkat Bicara

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 21:20 WIB
Akpol Semarang, Senin (22/5/2017)
Akpol Semarang, Senin (22/5/2017). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Viral cuitan tentang seorang perempuan yang gagal lolos tes Akademi Polisi (Akpol) di tingkat pusat karena dibilang positif Corona (COVID-19). Wakil Gubernur Akpol Brigjen Agus Salim angkat bicara.

Saat dimintai konfirmasi wartawan, Agus menjelaskan jika hal itu merupakan kewenangan panitia daerah (panda). Namun ia membenarkan jika ada klausul berbunyi jika hasil swab positif COVID-19 maka gugur.

"Kalau yang ini bukan urusan Akpol, karena penerimaan merupakan kewenangan panda (panitia daerah), selesai panda mereka akan dites lagi di Akpol oleh panpus (panitia pusat) dalam hal ini adalah As SDM/Karo Dalpers. Memang ada salah satu klausul bila hasil swab positif maka peserta dinyatakan gugur," jelas Agus lewat pesan singkat, Kamis (6/8/2020).

Gagalnya catar untuk mengikuti tes di Akpol karena dinyatakan positif COVID-19 tidak hanya terjadi kepada penulis cuitan itu. Menurut Agus para peserta yang dinyatakan positif COVID-19 memang terpaksa tidak diberangkatkan.

"Kejadian yang sama juga terjadi di Polda Metro dan Jawa Timur, catar lulus dan memenuhi syarat, waktu mau berangkat ke panpus/Akpol ternyata hasil swab positif, terpaksa mereka tidak diberangkatkan. Memang kita kasihan kepada mereka," ujarnya.

Ketika ditanya apakah hal itu mengurangi jumlah taruna Akpol yang diterima, Agus menegaskan tidak. Yang berkurang adalah kuota pengiriman dari panitia daerah.

"Hanya mengurangi kuota kirim panda, yang meluluskan tetap panpus. Sebagai gambaran kuota kirim adalah 264, yang sampai ke panpus hanya 262 (Metro+Jatim tidak kirim), sedangkan kuota didik 250, jadi ada kemungkinan yang gagal," tutur Agus.

Diberitakan sebelumnya, media sosial (medsos) tengah diramaikan soal cuitan tentang seorang perempuan yang gagal lolos tes Akademi Polisi (Akpol) di tingkat pusat karena dibilang positif Corona (COVID-19). Perempuan tersebut membantah 'vonis' positif Corona lewat tes mandiri yang dilakukan di klinik maupun rumah sakit (RS).

Isu ini viral setelah dibuat utas (thread) oleh akun Twitter, @siap_abangjagoo. Pemilik akun tersebut menceritakan dirinya gagal tes seleksi masuk Akpol di tingkat pusat.

Tonton video 'Satgas Covid-19 : Dampak Covid Bisa Terasa Hingga Beberapa Dekade ke Depan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2