Round-Up

Manuver Ibas Sanjung Ayahanda Berbalas Sindiran Pedas

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 21:30 WIB
Edhie Baskoro Yudhoyono, Ibas
Waketum Partai Demokrat Ibas Yudhoyono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Waketum PD Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menyanjung ekonomi yang meroket pada zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sanjungan Ibas mendapat sindiran pedas dari parpol pendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Isu mengenai kondisi perekonomian negara tengah hangat dibahas lantaran pertumbuhan ekonomi di Indonesia menyentuh minus 5,32 persen. Ini dikarenakan pandemi virus Corona (COVID-19) yang berdampak signifikan ke sektor ekonomi.

Ibas pun turut menyoroti kondisi ekonomi di Indonesia saat ini. Ibas menyebut ekonomi era Presiden ke-6 SBY, yang juga merupakan ayahnya, meroket.

"Terus terang rakyat perlu kepastian, rakyat perlu kepercayaan, dan keyakinan dan bukti, bukan janji. Alhamdulillah, kita pernah membuat itu. Ketika zaman mentor kita Pak SBY selama 10 tahun, ekonomi kita meroket, APBN kita meningkat, utang dan defisit kita terjaga. Pendapatan rakyat naik dan lain-lain, termasuk tentang persentase tingkat kemiskinan dan pengangguran," ucap Ibas di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/8).

Ibas menyebut PD hadir untuk negara. Dia mengklaim Demokrat hadir sebagai partai yang bisa mencegah negara ini masuk jurang.

"Ada negara sukses dan berhasil, sesungguhnya Demokrat justru hadir memberikan koreksi dan kritik dan solusi supaya negara tidak jatuh ke jurang. Kita ingin agar Demokrat menjadi partai yang cerdas dan tepat dalam berpikir," ucap Ibas.

"Ketika benar kita katakan benar, ketika tidak kita katakan tidak. Biar ruang demokrasi ini tetap terjaga, jadikanlah Partai Demokrat tetap hadir agar demokrasi kita lebih berwarna dan terjaga," imbuh Ibas.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3