Round-Up

Surut Banjir Masamba Sisakan Lumpur dan Nestapa

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2020 06:12 WIB
Foto udara kondisi Kota Masamba yang tertimbun lumpur akibat terjangan banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (17/7/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/wsj.
Foto udara kondisi Kota Masamba. (Foto: ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE)

Ketua Komite Operasi PMI Husain Abdullah mengatakan Hagglunds milik PMI tersebut telah dikirim menggunakan kapal laut dari Jakarta menuju Makassar atas instruksi Jusuf Kalla.

"Rantis PMI ini sangat tangguh di berbagai medan, bisa menembus daerah-daerah bencana yang tidak bisa dilakukan kendaraan biasa, untuk mempercepat proses evakuasi korban, rantis ini juga memiliki gerbong yang bisa digunakan membawa bantuan," papar Husain.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan fokus utama penanganan pasca banjir bandang Luwu Utara adalah penyelamatan warga serta memastikan ketersediaan logistik, termasuk air bersih dan jaringan komunikasi. Kondisi terparah dengan lumpur setinggi lebih dari satu meter terjadi di wilayah Radda dan Masamba.

"Langkah awal yang dilakukan pasca banjir, pertama mencari keluarga yang belum ditemukan. Kedua memastikan logistik tersedia, seperti air bersih. Ketiga pulihkan jaringan listrik dan jaringan komunikasi," ujar Nurdin.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun turut berduka cita atas bencana yang terjadi di Masamba. Jokowi telah memerintahkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk turun langsung menangani banjir Masamba. Dia meminta Basuki segera memulihkan kondisi di Masamba.

"Saya menyampaikan dukacita yang dalam atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana ini, dan kepada keluarga-keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberiNya kesabaran dan kekuatan," kata Jokowi.

"Dari Jakarta, saya telah memerintahkan Menteri PUPR untuk segera turun ke Luwu Utara bekerja sama dengan Pemerintah Sulawesi Selatan, TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD setempat, melakukan upaya penanganan darurat, dan segera memulihkan kondisi Masamba," kata Jokowi.

Halaman

(idn/lir)