Menang di MA, Rachmawati Buka Peluang Laporkan KPU ke DKPP

Zunita Putri - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 12:16 WIB
Rachmawati Soekarnoputri
Foto Rachmawati Soekarnoputri: (Yulida Medistiara/detikcom)

KPU Tegaskan Putusan MA Tak Pengaruhi Keabsahan Penetapan Presiden

KPU menanggapi putusan Mahkamah Agung yang membatalkan Peraturan KPU soal syarat suara mayoritas bila ada dua capres. KPU menegaskan putusan MA tersebut tidak berpengaruh pada keabsahan penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres yang dimenangi pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Putusan MA 44/2019 tidak berpengaruh terhadap keabsahan penetapan paslon presiden dan wapres terpilih hasil Pemilu 2019," kata komisioner KPU Hasyim Asyari dalam keterangan pers, Selasa (7/7).

KPU menyebut hasil Pilpres 2019 sudah sesuai dengan ketentuan formula pemilihan (electoral formula) sebagaimana ditentukan oleh Pasal 6A UUD 1945 (konstitusional). Selain itu, terdapat putusan MK PUU 54/2014 yang menerangkan, apabila terdapat dua pasangan calon, tidak perlu putaran kedua.

Hasyim juga menegaskan perolehan suara Joko Widodo-Ma'ruf Amin sudah sesuai dengan syarat UUD 1945. "Bila peserta pemilu hanya ada dua pasangan calon (paslon), secara logis seluruh suara sah secara nasional (100%) bila dibagi 2 paslon, tentu 1 paslon memperoleh suara lebih dari 50% (>50%) dan paslon lain memperoleh suara kurang dari 50% (<50%)," kata Hasyim.

"Demikian juga perolehan suara masing-masing paslon di setiap provinsi. Karena hanya ada 2 paslon, tentu 1 paslon memperoleh suara lebih dari 50% (>50%) dan paslon lain memperoleh suara kurang dari 50% (<50%)," imbuh Hasyim.

Halaman

(zap/fjp)