Sidang Dakwaan Suap Meikarta

Jaksa Bongkar Alur Suap Meikarta, Mulai Urusan Amdal Sampai IMB

Dony Indra Ramadhan, Dhani Irawan - detikNews
Rabu, 19 Des 2018 18:50 WIB
Ilustrasi proyek Meikarta (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Bandung - Proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi dalam surat dakwaan KPK bergelimang duit suap. Uang haram itu disebut jaksa KPK agar pengurusan izin dalam proyek itu tidak bermasalah.

Hal itu diungkap dalam surat dakwaan untuk empat orang terdakwa yaitu Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sitohang, Fitradjaja Purnama, dan Taryudi. Masing-masing dari mereka memiliki peran.




Berawal dari rencana PT Lippo Cikarang pada November 2016 membangun proyek Meikarta melalui PT Mahkota Sentosa Utama (MSU). Proyek itu direncanakan menempati lahan seluas 438 hektare yang dibagi menjadi 3 tahap pembangunan yaitu 143 hektare (tahap I); 193,5 hektare (tahap II); dan 101,5 hektare (tahap III). Untuk tahap I, rencananya akan dibangun 53 tower apartemen dan 13 basement.

"Sebelum melaksanakan pembangunan proyek tersebut, diperlukan perizinan meliputi Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT), Izin Prinsip Penanaman Modal Dalam Negeri, Izin Lingkungan, dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)," ujar jaksa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (19/12/2018).

Untuk memperjelas alur suap maka akan dipaparkan poin per poin sebagai berikut: