Polisi Periksa 9 Saksi Kasus Hadfana Penendang Sesajen di Semeru

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 12:36 WIB
Hadfana Firdaus, penendang sesajen di lokasi erupsi Semeru ditangkap polisi. Ditetapkan sebagai tersangka, Hadfana pun meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.
Hadfana Firdaus saat di Polda Jatim (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya - Polisi memeriksa sejumlah saksi dalam penyidikan kasus pria yang menendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru, Hadfana Firdaus. Saat ini, ada sembilan saksi yang telah dimintai keterangan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan Hadfana kini sudah ditahan di rutan Mapolda Jatim. Namun, berkas perkaranya masih terus dilengkapi. Mulai dari keterangan tersangka, saksi, hingga saksi ahli.

"Penyidik saat ini melakukan pemberkasan. Penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada saksi termasuk saksi ahli," kata Gatot di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (18/1/2022).

Gatot menambahkan untuk saksi yang telah dimintai keterangan sudah sembilan orang. Rinciannya, ada lima saksi yakni warga setempat dan empat saksi ahli.

"Saat ini kita fokus ke pelaku HF. Tidak ada rencana untuk dihentikan, karena sampai saat ini juga sudah melakukan pemberkasan," tambah Gatot.

Sementara itu, Gatot mengatakan pihaknya juga melakukan pengembangan kasus. Misalnya tentang siapa yang mengambil gambar dan juga masih dilakukan penyelidikan yang dilakukan tim gabungan dari Polda Jatim dan Polres Lumajang.

"Sementara untuk pengunggah video tersebut bisa saja berpotensi tersangka, namun masih dalam proses penyelidikan," ungkapnya.

"Dari hasil informasi sementara, tidak kenal karena ia mengambil gambar itu mengakunya hanya minta tolong kepada salah satu relawan yang tidak kenal kepada pengambil gambar," pungkas Gatot.

Hadfana diamankan di Gang Dorowati, Pringgolayan, Banguntapan, Bantul. Lokasi penangkapannya dekat dengan Polsek Banguntapan. Hadfana ditangkap pada Kamis (13/1) malam, sekitar pukul 22.40 WIB.

Sebelumnya, aksi Hadfana sempat viral. Dalam video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan seorang pria yang mengenakan tutup kepala dan rompi berdiri lalu mendekat ke sebuah sesajen yang diletakkan di atas tanah. Ada dua sesajen yang terlihat yakni buah dan jagung.

Sambil menunjuk ke sesajen pria itu berkata: "Ini yang membuat murka Allah. Jarang sekali disadari bahwa inilah yang justru mengundang murka Allah, hingga Allah menurunkan azabnya. Allahu Akbar," ucap pria tersebut.

Sedetik kemudian, tangan pria itu bergerak membuang sesajen buah dan menendang sesajen nasi. Kebetulan letak sesajen itu berada di atas permukaan tanah yang lebih tinggi sehingga kedua sesajen itu langsung jatuh. (hil/iwd)