Pergerakan Tanah Terus Terjadi di Sinkhole Sumbar, Warga Diminta Tak Mendekat

Pergerakan Tanah Terus Terjadi di Sinkhole Sumbar, Warga Diminta Tak Mendekat

Antara - detikNews
Selasa, 06 Jan 2026 13:12 WIB
Pergerakan Tanah Terus Terjadi di Sinkhole Sumbar, Warga Diminta Tak Mendekat
Foto: Warga melihat dari jauh sinkhole di Nagari Situjua Batua, Limapuluh Kota, Sumbar. (Antara/Fandi Yogari)
Limapuluh Kota -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menyebut pergerakan tanah terus terjadi di lokasi fenomena sinkhole di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Warga diminta tak mendekat.

"Hingga saat ini pergerakan tanah masih terus terjadi dan hal ini telah diantisipasi memasang garis polisi di sekitar sinkhole," kata Komandan Regu Tim Reaksi Cepat BPBD Limapuluh Kota Alexandra di Kabupaten Limapuluh Kota dilansir Antara, Selasa (6/1/2026).

Alexandra mengatakan petugas telah melakukan pendataan awal mengenai tanah yang tiba-tiba berlubang di Nagari Situjua Batua itu. Lubang itu memiliki panjang 10 meter, lebar 7 meter dengan kedalaman 5,7 meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Garis polisi telah dipasang di sekitar sinkhole. Warga diminta tak mendekat ke area sinkhole.

"Kami terus mengimbau masyarakat untuk menjaga dan mematuhi peraturan, terutama tidak melewati garis polisi di sekitar tanah yang berlubang," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ahli Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi, Ade Edward, menyebut fenomena sinkhole kerap terjadi di daerah batu kapur seperti di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota. Ade menjelaskan Nagari Situjuah merupakan kawasan batu kapur, namun tertutup oleh material erupsi Gunung Sago.

Kawasan subur ini umumnya dikelola oleh masyarakat setempat sebagai lahan pertanian. Dia mengatakan sifat dari kawasan batuan kapur adalah mudah larut jika terkena air hujan, kemudian terjadi retakan yang pada akhirnya menciptakan lubang besar atau disebut juga dengan fenomena sinkhole.

Dia menilai pemerintah setempat atau masyarakat setempat harus sesegera mungkin menutup atau menimbun lubang tersebut dengan material tanah, pasir, batu hingga dilakukan pengecoran demi mencegah kecelakaan.

"Jadi, ini bukan fenomena baru di Situjuah. Masyarakat lokal kerap menyebutnya dengan istilah Sawah Luluih," ujar dia.



Lihat juga Video: Penampakan Sinkhole Muncul di Jalanan Maros Sulsel

Halaman 2 dari 2
(haf/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads