Imbauan BMKG Usai Gempa M 4.1 Guncang Bangkalan

Hilda Meilisa - detikNews
Sabtu, 15 Jan 2022 17:01 WIB
Foto: Istimewa (Dok BMKG Juanda)
Surabaya - Gempa M 4.1 mengguncang Bangkalan, Madura hingga terasa di Surabaya. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang. Gempa Bangkalan ini juga tidak menimbulkan tsunami.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Tretes, Kabupaten Pasuruan, Djati Cipto Kuncoro, Sabtu (15/1/2022).

Djati mengatakan saat gempa, masyarakat diminta menghindari bangunan yang retak.

"Masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tambahnya.

Djati juga menambahkan tidak ada laporan terkait gempa susulan. "Hingga hari Sabtu, 15 Januari 2022 pukul 15.56 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan atau aftershock," imbuhnya.

Selain itu, Djati memaparkan gempa ini merupakan gempa bumi dangkal akibat patahan lokal RMKS atau Rembang-Madura-Kangean-Sakala Fault.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat patahan lokal RMKS Fault," imbuh Djati.

Gempa ini terjadi pukul 15:18:09 WIB. Getaran gempa berkekuatan III MMI terasa di Bangkalan. Sementara getaran II MMI atau getaran yang bisa membuat benda bergoyang, dirasakan di Juanda, Surabaya Timur, Surabaya Utara, Bangkalan dan Sumenep.

Diketahui, titik gempa berada pada koordinat 7.25 Lintang Selatan dan 112.92 Bujur Timur tepatnya 23 km Tenggara Bangkalan. Tak hanya itu, gempa ini terjadi pada kedalaman 14 km.


(hil/fat)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork