Peluang Agribisnis Bunga Matahari, Jadi Spot Instagramable di Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 16:47 WIB
bunga matahari di banyuwangi
Hamparan bunga matahari di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Spot selfie dan Instagramable muncul lagi di Banyuwangi. Kali ini, puluhan hektar tanaman bunga matahari yang sedang mekar-mekarnya di Desa Sumberkencono, Kecamatan Wongsorejo, menjadi serbuan netizen pencari spot Instagramable di Banyuwangi. Kata netizen, spot ini mirip dengan kebun tanaman bunga matahari di drama Korea?

Spot Instagramable ini muncul beberapa minggu belakangan. Bahkan, kebun bunga matahari tersebut saat ini sedang menjadi tren di kalangan anak muda. Nyaris setiap sore, banyak masyarakat yang mendatangi kebun untuk berfoto selfie.

"Mirip di drama Korea. Seneng dengan lokasi seperti ini. Meski mungkin hanya sebentar," ujar Susi, salah satu warga Banyuwangi kepada detikcom, Senin (18/10/2021).

Bunga matahari yang mekar, kata Susi, terlihat sangat indah. Tak hanya itu, tanaman yang tidak terlalu tinggi itu, sangat pas untuk diabadikan.

"Pas banget ini. Tidak terlalu tinggi. Bagus, senang sekali kalau bisa ya diperbanyak lagi," pungkasnya.

bunga matahari di banyuwangiSpot instagramable bunga matahari di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)

Spot Instagramable bunga matahari ini ditanam oleh petani setempat. Petani di Desa Sumberkencono, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi ini mulai berani menanam bunga matahari untuk membuka peluang agribisnis baru produksi camilan biji kuaci. Data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, ada sekitar 5,7 hektar luas lahan yang sudah ditanami bunga matahari.

Abu Hasan, salah satu anggota Kelompok tani Sumbermojo, Desa Sumberkencono, Kecamatan Wongsorejo, mengaku jika tanaman miliknya sudah berusia 60 hari. Setiap sore, dia mengaku banyak warga yang berdatangan untuk mengambil foto.

"30 hari lagi panen dan akan langsung dibeli. Ini kan pasarnya sudah jelas dan ini peluang baru bagi kami. Kalau dari ekonomi lebih menguntungkan, kenapa tidak untuk lanjut tanam lagi setelah panen," cetus Abu Hasan, salah satu petani bunga matahari di Banyuwangi.

Untuk mendorong sektor pariwisata, Dinas Pertanian berencana koordinasi dengan kelompok tani setempat dan Dinas Pariwisata.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Banyuwangi, Ilham Juanda menyebutkan kebun bunga matahari ini tersebar di 4 kecamatan. Rinciannya, 0,74 hektar di Wongsorejo, 0,25 hektar di Srono, 0,7 hektar di Cluring dan paling luas di Tegaldlimo dengan luas tanam 4 hektar.