Relawan Jokowi-Gibran Bagikan 10 Ribu Masker dan Nasi Kotak di Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 17:18 WIB
relawan jokowi-gibran bagi bantuan ke banyuwangi
Relawan Jokowi-Gibran bagi bantuan ke warga Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Aksi bagi bantuan di masa pandemi COVID-19 terus dilakukan oleh berbagai kelompok dan masyarakat. Tak hanya sembako, mereka juga membagikan masker dan nasi bungkus. Di Banyuwangi ada relawan Jokowi-Gibran Rakabuming Raka membagikan masker dan nasi kotak kepada masyarakat.

Total ada 10 ribu masker dan nasi kotak dibagikan relawan Jokowi-Gibran. Pembagian langsung diberikan kepada pedagang dan pembeli di pasar tradisional serta di rumah-rumah warga di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi.

Relawan Jokowi sekaligus loyalis Gibran Rakabuming Raka, Sonny Agus Setiawan bersama barisannya membagikan 10 ribu masker dan nasi kotak kepada masyarakat di Banyuwangi.

"Kami sebagai relawan Presiden Jokowi dan Mas Gibran membagikan masker dan nasi kotak kepada masyarakat Banyuwangi. Ada 10 ribu masker dan 10 ribu nasi yang di bagikan serentak di beberapa titik," kata Sonny kepada wartawan.

relawan jokowi-gibran bagi bantuan ke banyuwangiRelawan Jokowi-Gibran bagi bantuan ke warga Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)

Relawan Jokowi-Gibran ini terdiri dari banyak orang. Mulai dari pengusaha, petani dan juga kelompok muda. Mereka berkomitmen mendukung atau menindaklanjuti, jika kebijakan pemerintah soal pemulihan ekonomi akibat pandemi di daerah-daerah bisa berjalan lancar. Selain itu, disesuaikan dengan inovasi pemkab setempat.

Sembari membagikan masker dan nasi, para relawan ini sekaligus mengkampanyekan agar masyarakat tetap disiplin menggunakan masker dan sebisa mungkin menghindari kerumunan. Terutama bagi pedagang di pasar yang notabene menjadi pusat transaksi kebutuhan sehari-hari.

Sejauh ini di Desa Jambewangi, Sonny melihat jika perekonomian warga setempat sudah mulai menggeliat. Namun Ia masih mendapati beberapa warga di pasar yang tidak memakai masker.

Menurut Sonny, percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah adalah salah satu upaya agar terciptanya herd imunity sedini mungkin. Namun demikian, masyarakat di pedesaan justru memiliki pemahaman lain. Dianggapnya jika vaksinasi adalah final dari penanganan COVID-19.