Sebelum Klaster Sidomulyo Kota Mojokerto Muncul, Warga Rekreasi ke Kenjeran

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 11:30 WIB
Gang di Kota Mojokerto yang Di-lockdown Jadi Klaster Sidomulyo, 47 Warga Positif COVID-19
Gang di Kota Mojokerto yang di-lockdown jadi Klaster Sidomulyo/Foto file: Enggran Eko Budianto

Selain menelisik sumber penularan, kata Gaguk, Satgas COVID-19 Kota Mojokerto juga berupaya mengidentifikasi potensi varian virus Corona baru, yang menginfeksi puluhan warga di Klaster Sidomulyo. Karena penyebaran COVID-19 di Klaster Sidomulyo tergolong cepat.

Berawal dari dua warga meninggal dunia akibat virus Corona di Sidomulyo gang 3 dan 4 pada 11-12 Juni lalu, saat ini sudah ada 50 warga yang terinfeksi COVID-19. Tiga di antaranya meninggal dunia. Untuk itu, sampel swab sebagian pasien klaster tersebut dikirim ke Tropical Disease Diagnostic Center (TDDC) Unair Surabaya.

"Sampel sudah dikirim ke Unair kemarin (16/6). Hasilnya belum keluar, itu prosesnya panjang, bisa dua sampai tiga minggu," lanjutnya.

Kota Mojokerto saat ini berstatus zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penyebaran COVID-19. Jumlah warga terinfeksi virus Corona bertambah 21 orang pada Jumat (18/6). Yakni dari 2.775 jiwa pada Kamis (17/6) menjadi 2.796 jiwa. Terdiri dari 122 pasien dalam perawatan, 2.484 pasien sembuh, serta 190 pasien meninggal dunia.

Tingkat kesembuhan (recovery rate) pasien COVID-19 di Kota Mojokerto terus anjlok dalam tiga hari terakhir. Yakni dari 90,28 persen pada Rabu (16/6), menjadi 89,37 persen pada Kamis (17/6) dan 88,84 persen pada Jumat (18/6). Sementara tingkat kematian (fatality rate) pasien berkurang dari 6,92 persen menjadi 6,85 persen dan 6,80 persen.


(sun/bdh)