Urban Legend 2021

Legenda Golan Mirah Bak Kisah Cinta Romeo Juliet yang Tersohor di Ponorogo

Charolin Pebrianti - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 08:35 WIB
Legenda Golan Mirah Tersohor di Ponorogo
Makam Ki Ageng Honggolono di Desa Golan masih terawat (Foto: Charolin Pebrianti/detikcom)
Ponorogo -

Bak kisah cinta Romeo dan Juliet, di Ponorogo pun terkenal dengan percintaan Joko Lancur dan Siti Amirah. Bahkan hingga kini kisah keduanya pun turun temurun didongengkan.

Kisah ini dimulai saat Joko Lancur alias Supeno seorang pemuda dari Desa Golan yang gemar sabung ayam. Suatu ketika saat sabung ayam di Desa Mirah, ayam miliknya kalah. Kemudian lari ke dapur rumah milik Siti Amirah.

"Ayam tadi oleh Siti Amirah dimandikan di sumur rumahnya, Joko Lancur yang mengikuti ayam itu pun terkesima dengan kecantikan Siti Amirah, keduanya pun jatuh cinta," kata seorang penggiat seni, Sudirman kepada detikcom, Senin (5/4/2021).

Saat Joko Lancur pulang ke rumah, dia pun berubah sikap menjadi pendiam serta tidak ingin keluar rumah. Ayahnya, Ki Ageng Honggolono pun menanyakan perubahan sikap Joko Lancur.

"Ternyata anaknya jatuh cinta dengan anak Ki Ageng Mirah," ujar Sudirman.

Padahal, lanjut Sudirman, Ki Ageng Honggolono merupakan tokoh yang disegani, memiliki kesakitan dan beragama Hindu. Dia adalah orang kepercayaan Ki Gede Surya Ngalam atau Ki Ageng Kutu yang berseberangan dengan Ki Ageng Mirah.

Sementara, Ki Ageng Mirah sendiri merupakan tangan kanan Batoro Katong Raja Wengker cikal bakal Kabupaten Ponorogo dan beragama Islam.

"Ki Ageng Mirah sendiri pun mengetahui jika anaknya jatuh cinta dengan anak Ki Ageng Honggolono. Namun dia tidak berani menolak secara terang-terangan," jelas Sudirman.

Selanjutnya
Halaman
1 2