Melasti di Banyuwangi Saat Pandemi Hanya Diikuti 30 Orang

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 21:53 WIB
melasti
Melasti di Banyuwangi hanya diikuti 30 orang (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Perayaan Hari Raya Nyepi diawali oleh warga Banyuwangi dengan menggelar upacara Melasti. Di masa pandemi COVID-19 ini, upacara Melasti digelar dengan jumlah orang yang terbatas.

Upacara melasti di Kota Banyuwangi digelar di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Kamis (11/3/2021). Umat Hindu yang berjumlah kurang lebih 30 orang itu menggelar upacara pengambilan air suci, untuk menyucikan diri menjelang Nyepi berlangsung.

"Di tengah Pandemi kami membatasi jumlah orang yang ikut acara Melasti. Hanya 30 orang," ujar Putu Ariasa, Ketua PHDI Kecamatan Kota Banyuwangi kepada detikcom.

30 orang yang menggelar ritual itu, kata Putu, terdiri dari iringan musik, pedanda dan beberapa tokoh umat Hindu di Banyuwangi. Mereka pun melakukan ritual dengan protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak dan menggunakan masker.

"Karena masa pandemi kami mematuhi protokol kesehatan. Kalau biasanya kita bisa menggelar hingga 1.000 orang lebih. Tapi karena pandemi kami membatasi," tambahnya.

Upacara Melasti digelar dua hingga tiga hari menjelang Nyepi. Melasti sendiri kata, Putu Ariasa, memiliki makna membersihkan Bhuana Alit (kekuatan dalam diri manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta) yang dilaksanakan di segara (laut) sekaligus Mendhak Tirta Amerta.

"Tujuan upacara Melasti yakni mencari Amertha Kamandalu (air suci kehidupan), itulah sebabnya, sebelum melaksanakan Hari Raya Nyepi, masyarakat Bali yang beragama Hindu berbondong-bondong menuju ke pesisir pantai untuk megikuti upacara Melasti dengan maksud menyucikan diri," tambahnya.

Tak hanya di Pantai Boom, kegiatan Melasti juga digelar di beberapa pantai di Banyuwangi. Di antaranya, Pantai Blimbingsari, Gelondong dan Pantai Pulau Merah. Kegiatan Melasti juga digelar di Rowo Bayu, yang juga menjadi salah satu lokasi pengambilan air suci.

"Beberapa lokasi ya sudah dan akan digelar juga Melasti, sebelum Nyepi berlangsung," pungkasnya.

Kegiatan upacara Melasti dijaga ketat oleh pihak kepolisian. Polisi mengatur kegiatan agar tidak terjadi kerumunan. Selain itu, penjagaan juga dilakukan agar ritual menjelang Nyepi ini berlangsung aman.

"Kegiatan penjagaan kita lakukan dengan protokol kesehatan. Agar tidak terjadi kerumunan masyarakat," ujar Kapolsek Kota Banyuwangi, AKP Kusmin. (iwd/iwd)