Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Akan Tutup Sehari Saat Nyepi

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 19:03 WIB
pelabuhan ketapang
Pelabuhan Ketapang (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi bakal melakukan penutupan sementara penyeberangan Jawa-Bali untuk menghormati Perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu di Bali. Sebanyak 350 personel gabungan bakal melakukan penjagaan di pelabuhan dan lokasi Nyepi di Banyuwangi.

Penutupan sementara Pelabuhan pada Hari Raya Nyepi bakal dilakukan pada tanggal 14 Maret 2021 hingga 15 Maret 2021.

"Penutupan akan dilakukan tanggal 14 Maret pukul 00.00 WIB dan dibuka kembali pada tanggal 15 Maret 2021 jam 05.00 WIB," ujar Eddy Hermawan, Kepala Cabang PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang usai rapat koordinasi pengamanan Perayaan Nyepi di Ketapang, Kamis (11/3/2021).

Seluruh operasional pelabuhan penyeberangan bakal dihentikan selama satu hari penuh. Sebanyak 45 kapal bakal diparkir di Pelabuhan Ketapang.

"Hari ini kita sudah koordinasi dengan Polresta, operator kapal dan stakeholder terkait. Kita sudah lakukan pembahasan baik dari pengamanan hingga penghentian sementara kegiatan penyeberangan pada Hari Raya Nyepi," tambahnya.

Penutupan sementara tak hanya dilakukan pada penyeberangan Jawa Bali. Namun juga dilakukan pada penyebrangan Bali-Lombok. Hal ini dilakukan untuk menghormati kegiatan umat Hindu di Bali memperingati hari raya Nyepi.

"Informasi dari Pemprov Bali juga dilakukan (penyeberangan) di Bali-Lombok," pungkasnya.

Sementara itu, pada sektor pengamanan, aparat gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan stakeholder terkait bakal dilakukan di area pelabuhan. Total sekitar 350 personel bakal melakukan pengamanan.

"200 personel dari polisi. Sisanya akan dibantu oleh TNI, Dishub, Satpol PP hingga BPBD," ujar Kabagops Polresta Banyuwangi Kompol Agung Serta Budi.

Tak hanya Pelabuhan, kegiatan pengamanan juga dilakukan kepada umat Hindu yang merayakan perayaan Nyepi di Banyuwangi.

"Ada beberapa desa dan kecamatan yang akan kita jaga. Karena umat Hindu disana menggelar Nyepi di Banyuwangi," pungkasnya. (iwd/iwd)