Paus Pilot Terdampar di Pantai Bangkalan, Ini Tanggapan Pakar Biologi ITS

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 10:39 WIB
peta migrasi paus
Peta pergerakan migrasi paus tiap bulannya (Foto:Dok. journals.plos.org)
Surabaya -

Puluhan paus Pilot pada Kamis (18/2) terdampar di pantai di Desa Patereman, Modung, Bangkalan, Madura. Kepala Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Analitika Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dr Dewi Hidayati SSi MSi mengurainya berdasarkan referensi ilmiah terhadap faktor yang mempengaruhi terdamparnya paus tersebut.

Pakar Biologi ITS ini menjelaskan berdasarkan beberapa jurnal dan laporan media massa, dalam periode tertentu paus memang melakukan migrasi secara berkelompok. Jenis paus pilot atau short-finned pilot whale sendiri pada umumnya bermigrasi melalui perairan Indonesia.

"Puluhan paus yang terdampar diperkirakan berasal dari perairan Australia dan akan melewati perairan Indonesia. Dalam sebuah jurnal dari journals.org tentang aktivitas migrasi paus, migrasi akan mencapai puncaknya pada bulan Februari dan Mei. Pada penelitian tersebut dan juga beberapa laporan lain menyebutkan bahwa paus umumnya akan melewati jalur yang sama untuk bermigrasi," kata Dewi dalam siaran pers yang diterima detikcom di Surabaya, Senin (22/2/2021).

Paus sendiri memiliki kemampuan mengingat jalur yang dilalui setiap tahunnya karena adanya biomagnitit yaitu zat yang berada pada retina cetacea yang memiliki fungsi sebagai indra magnetis yang membantu mengetahui ke arah mana bergerak. Hal ini membuat paus peka terhadap perubahan medan magnet bumi.

Sedangkan referensi darj artikel ilmiah berjudul In-depth Whale Navigation: Navigating the Long Way Home karya Robin Marks menuliskan paus yang mengikuti 'jalur' magnet ini kemungkinan besar akan terdampar di daerah yang jalurnya berbelok.

"Kemungkinan termasuk di beberapa perairan pantai Pulau Madura dan kawasan Selat Madura. Saya memprediksi jika perubahan yang terjadi pada navigasi paus bisa dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, mulai dari cuaca yang ekstrem, gelombang sinar matahari, perubahan garis pantai, paus sakit, dan bisa saja dari aktivitas kilang minyak yang berada di sekitar perairan. Karena ada juga referensi yang mengatakan bahwa rig (bangunan lepas pantai) dijadikan patokan magnetik bagi paus," jelasnya.

Ada pun langkah-langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengatasi masalah paus terdampar di pantai. Yakni memprediksi kapan dan di mana peristiwa biasanya paus terdampar. Caranya bisa membangun pos paus di sekitar pantai yang berfungsi memantau kondisi pantai, sekaligus sebagai media edukasi paus.

Simak video 'Analisa KKP soal Puluhan Paus Pilot Terdampar di Pantai Bangkalan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2