Viral Terheboh di Jatim Selama 2020: Risma Dihina Kodok Hingga Gilang Bungkus

Amir Baihaqi, Muhammad Aminudin, Ardian Fanani, Charoline Pebriantie - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 20:40 WIB
fetish kain jarik
Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Sepanjang tahun 2020, terdapat sejumlah kabar yang menarik yang berawal dari diunggahnya kabar itu ke media sosial atau aplikasi percakapan. Kabar itu pun menjadi viral dan menjadi santapan media dalam bentuk berita.

Di Jatim, ada sejumlah kabar viral yang akhirnya menjadi berita menarik dengan pengakuan orang-orang yang ada di dalam peristiwa atau kasus yang viral tersebut. Berikut adalah berita viral di Jatim yang menyedot banyak perhatian selama tahun 2020.

Kisah Gilang Fetish Pocong Hebohkan Jagat Maya

Akhir Bulan Juli 2020, Gilang Aprilian Nugraha Pratama, predator fetish pocong sempat membuat heboh dunia jagat maya. Atas perbuatannya itu, mantan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair Surabaya itu dijerat pasal berlapis dan terancam hukuman 6 tahun penjara.

Kasus Gilang terungkap setelah salah seorang korban memberanikan diri buka suara melalui media sosial. Tak hanya bercerita mengenai aksi Gilang, korban juga mengunggah foto bagaimana para korban dibungkus dengan kain jarik menyerupai pocong.

Unggahan itu kemudian viral dan membuat para korban lainnya ikut memberanikan diri buka suara. Polisi kemudian turun tangan di tengah ramainya viral predator 'Fetish Kain Jarik' di media sosial. Polisi mengaku sedang mendalami kasus yang berawal dari seorang mahasiswa yang mengaku menjadi korban.

Tak hanya polisi, pihak FIB Unair juga membuka help center kepada para korban predator fetish pocong kain jarik. Dari situ diketahui sementara ada 15 laporan yang telah masuk dengan identitas yang disamarkan.

Sejak beredar viral kasusnya, Gilang sendiri menghilang. Ia diketahui pulang ke rumahnya di Kalimantan dan dikeluarkan alias di-drop out dari Unair.

"Keluarga ada di Kalimantan, yang bersangkutan juga di Kalimantan sejak Maret 2020 lalu," kata Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair Suko Widodo waktu itu.

fetish kain jarikGilang fetish pocong (Foto: Tangkapan layar)

Pada Jumat 7 Agustus, Gilang akhirnya ditangkap Tim Polrestabes Surabaya yang berkoordinasi dengan Polres Kapuas. Ia kemudian dibawa dan dihadirkan dalam rilis di Kota Pahlawan.

Dalam jumpa pers tersebut, polisi menyebut ada 25 korban predator fetish pocong yang dilakukan Gilang. Ia sendiri kemudian dijerat UU ITE dan pelecehan seksual dengan ancaman 6 tahun penjara.

Gilang sendiri mulai menjalani sidang perdana pada Rabu (4/11). Dalam sidang tersebut Gilang didakwa oleh jaksa penuntut umum dengan tiga pasal.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak Surabaya I Gede Willy menyebut pada pasal pertama, Gilang dijerat dengan pasal UU ITE. Sebab Gilang diketahui telah menyuruh saksi untuk membungkus korban dan mengambil foto dan video.

"Pidana pasal 45b Jo Pasal 29 UU No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," ujar Willy.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5