Janji Dibeli Kemendikbud, Rumah Pencipta Hymne Guru Masih Tertulis 'Dijual'

Sugeng Harianto - detikNews
Jumat, 25 Des 2020 13:28 WIB
rumah pencipta hymen guru
Masih tertempel tulisan dijual di rumah pencipta lagu hymne guru (Foto: Sugeng Harianto)

Mukana, tetangga dekat Damijati mengaku sempat diberi amanat oleh Sarwono adik almarhum Sartono untuk menjualkan. Kala itu kesepakatan harga permeter di tawarkan Rp 2500 hingga Rp 3 ribu, bisa nego.

"Dulu sepakat oleh pak Sarwono adik pak Sartono untuk menawarkan per meter Rp 2.500 sampai Rp 3 ribu (2,5-3 juta), bisa nego. Tapi tahu tahu ada yang nempel poster dijual katanya hargnya melonjak tinggi sampai Rp 4 juta per meter itu setelah ramai," ujar Mukana.

Sebelumnya Dinas Pendidikan kota Madiun juga pernah menyampaikan bahwa rumah akan dibeli oleh Kemendikbud. Namun saat itu masih terkendala harga.

"Rumah itu rencananya akan dibeli oleh Kemendikbud. Alhamdulillah ada solusi. Saya dikabari kemarin," terang Ketua PGRI Kota Madiun Hariyadi kepada detikcom saat berkunjung ke rumah almarhum Sartono, Senin (4/2/2019).

Rumah yang saat ini ditempati istri Sartono, Damijati, ditawarkan dengan harga Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta per meter persegi. Padahal menurut Hariyadi, NJOP rumah tersebut hanya berkisar Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta saja.

Penjualan rumah peninggalan pencipta hymne guru yang berada di Jalan Halmahera Nomor 98 itu sempat mencuri perhatian. Banyak pihak yang menyayangkan rumah berukuran 8x15 itu jatuh ke tangan yang salah. Mulai dari pengamat pendidikan hingga pejabat pemerintah.

Data yang dihimpun detikcom rumah sederhana yang dari kayu tersebut peninggalan orang tua almarhum Sartono. Almarhum Sartono memiliki empat saudara yang berencana ingin menjualnya.


(iwd/iwd)