Takut Diswab, 18 Pengawas TPS Bawaslu Kediri Mengundurkan Diri

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Senin, 07 Des 2020 22:48 WIB
Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri Saidatul Umah
Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri Sa'idatul Umah (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kediri -

18 Anggota tim pengawas TPS Bawaslu Kabupaten Kediri mengundurkan diri. Mereka mengundurkan diri saat akan menjalani tes swab.

Hal ini membuat Bawaslu khawatir karena saat ini tinggal dua hari menjelang Pilkada Kabupaten Kediri. Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri Sa'idatul Umah menjelaskan bahwa sebelumnya ada 3.311 anggota pwngawas TPS menjalani rapid tes, 162 diantaranya dinyatakan reaktif.

Dari jumlah itu, kemudian dilakukan rapid tes ulang dengan hasil terakhir reaktif 51 orang. Ke-51 orang anggota pengawas TPS itu diwajibkan untuk menjalani tes swab. Tetapi, 18 diantaranya memilih mengundurkan diri saat akan dites swab dengan alasan takut.

"Takut diswab. Kami menghargai keputusan mereka dan kemarin yang mengundurkan diri diganti dengan pendaftar yang memenuhi syarat nomor urut di bawahnya," ujar Sa'idatul, Senin (7/12/2020).

Saidah mengatakan posisi seluruh anggota pengawas TPS yang mengundurkan diri telah telah diganti. Sebenarnya Saidatul menyayangkan keputusan anggota yang mengundurkan diri karena hari pemungutan suara hanya kurang dua hari lagi dan tes swab telah difasilitasi.

"Saat ini kami masih menunggu hasil tes usap anggota pengawas TPS yang kemarin reaktif berdasarkan hasil rapid test. Namun jika ditemukan pengawas yang positif terpapar COVID-19 mereka akan melakukan isolasi dan digantikan dengan orang lain," imbuh Sa'idatul.

"Kami benar-benar memastikan jajaran pengawas sehat dan bebas COVID-19 sehingga bisa maksimal dalam menjalankan tugas dan pengawasan," pungkas Saidatul.

(iwd/iwd)