Janji Machfud-Mujiaman Akan Bangun Birokrasi Transparan di Surabaya

Faiq Azmi - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 22:59 WIB
debat ketiga pilwali surabaya
Machfud Arifin-Mujiaman (Foto: Tangkapan layar)
Surabaya -

Paslon Wali Kota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno akan membangun birokrasi yang transparan di Surabaya. Machfud-Mujiaman tidak akan menganakemaskan salah satu ASN.

"Kalau saya diberi amanah menjadi wali kota, tentunya ini sudah masuk dalam visi misi kami yaitu Surabaya lebih maju dan berkeadilan, tentunya birokrasi akan kami lakukan dengan reformasi birokrasi pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bebas dari KKN," ujar Cawali Machfud dalam debat ketiga di Dyandra Convention Center, Sabtu (5/12/2020)

Machfud menjelaskan upaya membangun birokrasi yang transparan dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga Surabaya.

"Dan kami tentunya akan melakukan pembinaan terhadap ASN kemudian juga bagaimana mereka melakukan pelayanan terbaik kepada warga dengan memberikan pendidikan dan pelatihan. Kami tegaskan kami tidak akan like dan dislike atau kami lakukan anak emas dan anak tiri, kita akan lakukan berdasarkan sistem yang akan diberlakukan kepada ASN," imbuhnya.

Machfud-Mujiaman sendiri diusung 8 parpol dan 2 parpol pendukung di Pilwali Surabaya. Machfud menjamin terkait dengan perbedaan partai pengusung, pihaknya mempunyai satu tujuan yakni membangun Surabaya lebih maju lagi.

"Sama-sama punya tujuan dalam pilwali selesai, tentunya kita harus bersatu membangun kota Surabaya lebih maju lagi dan kemudian adalah ujungnya sebagaimana kita bersama-sama bisa menyejahterakan warga Surabaya," tegasnya.

Cawawali Mujiaman menambahkan, perbedaan partai pengusung dan pendukung, oleh pihaknya akan dirangkul bersama-sama untuk menciptakan satu faksi yakni faksi Surabaya.

"Dengan satu faksi Surabaya kita akan melayani masyarakat bersama DPRD tentu ujung dari segala macam pelayanan adalah kesejahteraan masyarakat harus diberikan pelatihan inovasi kemudian pelayanan terhadap masyarakat yang baik," pungkasnya.

(iwd/iwd)