Polisi Banyuwangi Dalami Keterlibatan Pelajar dalam Demo Omnibus Law

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 17:28 WIB
Kapolresta Banyuwangi dengan pedemo
Kapolresta Banyuwangi dengan pedemo (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Polisi kembali memeriksa 2 pedemo yang terlibat aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Banyuwangi. Keduanya diduga merencanakan kerusuhan, namun terciduk sebelum aksi demo dengan membawa sejumlah barang bukti berupa petasan.

Ironisnya, satu orang yang diperiksa adalah pelajar SMP. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan untuk mendalami motif dari keduanya. Untuk diketahui, sebelumnya sudah diberitakan 6 pedemo telah diamankan. Namun hingga penyisiran berakhir, rupanya ada sejumlah demonstran tambahan yang diamankan.

"Ada dua orang yang masih kita periksa. Kemarin itu kan 6 orang. Ada tambahan 14 orang, jadi total 20 orang sudah diamankan. Setelah diperiksa, 18 orang dipulangkan dan 2 orang masih lanjut pemeriksaan," kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifuddin kepada detikcom, Selasa (27/10/2020).

Kapolresta menjelaskan, dua orang ini didapati membawa petasan. Diduga, petasan ini akan disulut saat mengikuti aksi demo di depan gedung DPRD Banyuwangi, Senin (26/10/2020). Sebagaimana yang telah terjadi pada aksi sebelumnya.

Hasil pemeriksaan, satu orang yang diamankan tersebut masih berstatus anak. Yakni masih duduk di bangku SMP.

Selanjutnya
Halaman
1 2