Sempat Hilang 5 Jam, Dua Anak di Probolinggo Ditemukan di Ladang Jagung

M Rofiq - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 00:07 WIB
Sempat Hilang 5 Jam, Dua Anak di Probolinggo Ditemukan di Ladang Jagung
Salah satu anak diduga diculik sedang tidur (Foto: M Rofiq/detikcom)
Probolinggo -

Warga Kabupaten Probolinggo digegerkan hilangnya dua anak. Diduga, dua anak berusia 6 dan 5 tahun itu diculik orang tak dikenal. Beruntung, dua anak asal Dusun Triwungan, Desa Sumber Kerang, Kecamatan Gending, itu ditemukan di ladang jagung milik warga.

AH (6) dan RD (5) menghilang sejak pukul 15:00 WIB, Sabtu (17/10/2020). Orang tua anak bertetangga itu kebingungan mencari anak-anaknya tersebut. Bahkan mereka mengumumkan raibnya dua bocah itu ke musala melalui pengeras suara.

Tiba-tiba saja, saat warga sibuk mencari, dua anak itu tiba-tiba saja muncul dari tengah kebun pukul 19.00 WIB. Keduanya lari ketakutan dan mengatakan jika ada dua orang yang membujuk mereka untuk ikut. Dua orang itu merayu bocah dengan permen.

Menurut korban AH, saat bermain bersama RD, dipanggil 2 pelaku perempuan dan pria, mengajak keduanya ke tengah ladang tanaman jagung. Mereka juga mengancam jika tidak mau mengikuti perintahnya, keduanya akan disekap di sebuah gudang.

"Awalnya saat bermain dengan RD, dua perempuan dan pria, mengendarai motor matic, memanggilnya diberi permen, terus diajak ke tengah ladang tanaman jagung. Dua orang itu sempat mengancam kalau tidak mau diajak akan disekap. Karena takut saya turuti kemauannya, dan terus diajak bermain," ujarnya.

Diakui AH, pelaku kemudian mengajak keduanya bermain kartu domino. Namun kedua pelaku kabur setelah mendengar suara siaran di pengeras suara musala.

"Dua orang itu tiba-tiba kabur setelah mendengar siaran di masjid, bahwa saya dan RD hilang," ujar AH saat dikonfirmasi di rumahnya.

Polisi pun telah menerima laporan dari warga atas hilangnya dua bocah itu selama 5 jam. Polisi kemudian memeriksa dan olah tempat kejadian perkara (TKP) lokasi dugaan tempat penculikan tersebut. Tak hanya itu, polisi rencananya akan melakukan visum kepada kedua bocah itu. Pihaknya khawatir ada dugaan pemerkosaan atas bocah yang sempat hilang itu.

"Kami masih melakukan penyelidikan mendalam. Satu bocah sudah kita minta keterangan. Satu lagi belum bisa bicara. Saat ini kami periksakan kondisinya kedua korban ke Puskesmas Gending, takut terjadi aksi pemerkosaan," tambahnya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tenang dan menunggu hasil penyelidikan kebenaran kasus dugaan penculikan tersebut.

(fat/fat)