Anggota DPRD Bojonegoro Dilaporkan Terkait Dugaan KDRT

Ainur Rofiq - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 19:20 WIB
polres bojonegoro
Kasus dugaan KDRT ini ditangani unit PPA (Foto: Ainur Rofiq)
Bojonegoro -

Seorang ASN di lingkup rumah sakit di Bojonegoro melaporkan suaminya ke polisi. Sang suami merupakan anggota DPRD Bojonegoro.

Korban melaporkan dugaan KDRT yang telah dialaminya. Korban adalah AS (41), warga Kadipaten, Bojonegoro. Sementara terlapor adalah MR (41), anggota DPRD Bojonegoro dari fraksi PKB.

"Iya benar sudah saya laporkan ke polres, semua sudah saya ceritakan kronologinya. Silakan bisa ditanyakan ke polisi," tutur AS kepada detikcom, Senin (28/9/2020).

AS mengatakan ia terpaksa melaporkan suaminya karena mendapatkan perlakukan yang tidak baik hingga mengalami luka memar pada kedua lengannya. Bahkan setelah dilakukan visum, ada retak pada tulang tangan kirinya.

AS menceritakan apa yang dialaminya berawal saat ia dan temannya datang ke rumah di Jalan Lisman, Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota. Ia hendak mengambil barang peralatan dapur untuk dipinjamkan kepada tetangganya yang akan punya hajat. Di situlah ia mendapat perlakuan KDRT. "Ada luka memar di kedua lengan tangan. Dan ini yang lengan kiri ada yang cuil atau retak. Sudah divisum juga," kata AS.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Iwan Hari Purwanto membenarkan adanya pelaporan dugaan kasus KDRT yang dilakukan oleh oknum anggota dewan kepada istrinya.

"Sedang kita dalami. Masih proses pemeriksaan pelapor dan beberapa saksi," kata Iwan.

Dalam proses penyidikan, kata Iwan, polisi sudah memeriksa tiga saksi atas laporan korban. Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan mendalami pelaporan dugaan KDRT ini.

MR sebagai terlapor mengaku bahwa ia tidak mengetahui jika dilaporkan sang istri ke Polres Bojonegoro. Anggota dewan ini membantah laporan dugaan KDRT tersebut. Dirinya juga merasa tidak pernah melakukan tindak kekerasan apapun terhadap istrinya.

"Saya tidak pernah melakukan pemukulan atau tindak kekerasan. Bahkan memegang saja saat pertemuan terakhir dengan istri saya juga tidak saya lakukan," kata MR.

(iwd/iwd)