Kasus Ibu Melahirkan Sendiri di Jombang, Keluarga Tolak Proses Hukum

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 17:09 WIB
Seorang ibu melahirkan sendiri di Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC) Jombang hingga bayinya meninggal. Sang suami pun menuntut keadilan.
Suami ibu yang melahirkan sendiri di Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC) Jombang/Foto file: Enggran Eko Budianto
Jombang -

Kasus seorang ibu melahirkan sendiri di Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC) Jombang hingga bayinya meninggal, masih menjadi sorotan. Namun keluarga korban menolak melanjutkan ke proses hukum.

Kasus ini terjadi di RS PMC, Jalan Ir H Juanda, Jombang pada Selasa (4/8) dini hari. Seorang ibu berinisial DR (27) melahirkan tanpa dibantu tenaga kesehatan di ruang isolasi Darussalam rumah sakit tersebut. Ibu satu anak warga Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Jombang itu diisolasi karena reaktif COVID-19 pada pemeriksaan awal di IGD RS PMC.

Perempuan ini menyebut, petugas medis baru memberikan pertolongan sekitar 30 menit setelah bayinya lahir. Yaitu sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, petugas medis RS PMC memastikan bayi perempuan DR sudah meninggal dunia.

Padahal menurutnya, ibu DR yang saat itu menemani, AL sudah berusaha meminta pertolongan ke perawat sejak cucunya baru terlihat rambutnya. Ditambah lagi saat itu DR sudah banyak mengeluarkan air ketuban. Namun, perawat RS PMC meminta mereka menunggu hingga pukul 09.00 WIB dengan alasan masih tahap observasi.

Meski begitu, korban enggan menempuh jalur hukum. Suami korban, Bayu Kurniawan (29) hanya mengadu ke DPRD Jombang. Dia berharap Dinas Kesehatan memberi sanksi terhadap manajemen RS PMC, sehingga kasus serupa tidak terjadi.

Terlebih, DR juga berprofesi sebagai perawat salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Jombang. Itulah yang membuat Bayu tidak sampai hati jika ada perawat atau tenaga kesehatan lainnya di RS PMC, yang harus dipenjara terkait kasus tersebut.

"Memang dari awal tidak ada keinginan menempuh jalur hukum. Ini kesepakatan keluarga demi keamanan keluarga. Kami sejak awal menyerahkan ke DPRD Jombang. Harapan kami supaya tak terjadi lagi hal seperti ini di RS Pelengkap. Biar tidak meremehkan orang kecil-kecil yang berobat menggunakan BPJS Kesehatan," kata Bayu saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (11/9/2020).

Simak juga video 'Kisah Wanita di Tasikmalaya Mendadak Hamil 1 Jam Lalu Melahirkan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3