Gilang Predator Fetish Pocong Diperiksa Kejiwaannya, Hasil Keluar Pekan Depan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 16:50 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Gilang si predator fetish pocong telah dibawa ke psikiater di RS Bhayangkara Polda Jatim. Pemeriksaan dilakukan untuk mengobservasi kejiwaan Gilang.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKPB Sudamiran mengatakan Gilang sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan.

"Belum keluar hasilnya. Tapi sudah (diperiksakan)," ujar Sudamiran kepada detikcom, Kamis (13/8/2020).

Sudamiran mengtakan hasil dari pemeriksaan kejiwaan terhadap Gilang nantinya akan menjadi pertimbangan di pengadilan dalam memutuskan perkara pelecehan seksual ini.

"Nanti itu untuk pertimbangan bahwa kejahatan itu dilakukan karena ini. Itu untuk pertimbangan hakim memutus perkara," kata Sudamiran.

Dari hasil pemeriksaan, Sudamiran mengatakan jika Gilang melakukan fetishnya dengan membungkus korban untuk memenuhi hasrat seksualnya.

"Pengakuannya masih tetap, untuk memenuhi hasrat seksualnya. Menurut keteranganya ada 25 korban. Tapi hingga saat ini yang pasti ada 5 korban yang telah kami periksa," ujar Sudamiran.

Sudamiran menambahkan dari pengakuan, Gilang mengaku hasratnya terpuaskan jika melihat orang dibungkus dengan kain jarik.

"Jadi menurut pengakuan tersangka, mulai kecil sudah memiliki perasaan seperti itu. Berawal suka melihat orang dibungkus dengan kain jarik, setelah SMA dia lebih lagi ke birahi. Kemudian pas kuliah dia ada kesempatan untuk mengajak teman sejenisnya," ungkap Sudamiran.

Sudamiran menjelaskan untuk meyakinkan puluhan korbanya agar mau dibungkus, Gilang melakukanya salah satunya melalui pesan di media sosial.

"Berbagai macam, untuk yang dua orang (korban) itu, kenalan melalui IG, begitu kenal tukar nomor handphone dia menyatakan akan melalukan riset di fakultasnya dengan cara membungkus seseorang dengan kain jarik. Kemudian ada dari Maba, kawannya dari Blitar itu tidak ada tempat, diajak ke kostnya dia, kemudian dilakukan seperti itu, di kampus juga gitu. Jadi di kosnya sudah siap alat-alatnya jarik dan sebagainya," tandas Sudamiran.

Sementara itu, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana mengatakan hasil pemeriksaan Gilang akan keluar minggu depan.

"Minggu depan hasilnya baru kelar," ungkap Arief.

(iwd/iwd)