Total 65.908 Warga Surabaya Terima BLT Dampak Corona

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 15:29 WIB
pembagian blt surabaya
Penerima BLT antre menunggu giliran (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Surabaya dibagikan mulai hari ini di Surabaya kepada keluarga penerima manfaat (KMP). Ada 65.908 warga Surabaya yang menerima BLT.

"Totalnya 65.908 penerima. Hari ini kita melakukan pembayaran 5.501 dan secara bertahap hingga Sabtu sebanyak 65.908," ujar Kepala Kantor Pos Surabaya Dino Aryadi kepada wartawan di Kantor Pos Indonesia di Jalan Kebon Rojo, Senin (11/5/2020).

Dino mengatakan proses pencairan BLT di Kantor Pos Indonesia dimulai pukul 07.30 WIB. Namun, secara teknis bisa dimulai pukul 07.00 WIB.

"Hari ini ada tiga kecamatan total ada 12 kelurahan. Hari ini ada di Kantor Pos Tandes, Kantor Pos Kebon Rojo, Kantor Pos Krembangan, Kantor Pos Perak, Kantor Pos Baratajaya, dan Kantor Pos Demak," ungkap Dino.

Sedangkan untuk selanjutnya, kata Dino, pencarian data BLT akan disesuaikan dengan lokasi penerima bantuan.

"Besok kami akan melakukan pembayaran sesuai dengan lokasi penerima. Misalkan di Wonocolo akan mendekati di kantor pos Wonocolo. Kalau di Benowo kita akan melakukan pembayaran di Benowo," kata Dino.

Selain itu, selama pandemi Corona, pihak kantor pos juga telah menyiapkan protokol COVID-19 sebagai upaya pencegahan penularan.

"Seperti yang dilihat saat ini yang ada, kita siapkan pengaturan jarak. Kemudian, setiap masuk kita siapkan bilik disinfektan, kita siapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer kita siapkan dan mereka wajib menggunakan masker masuk ke dalam ruangan ini, sehingga protokol COVID-19 itu dipenuhi," ujar Doni.

Tidak hanya itu, untuk petugas yang melayani para penerima bantuan, juga dilengkapi sesuai dengan protokol COVID-19. Seperti sarung tangan, masker, dan face shiled.

"Karena memang di tengah pandemi yang seperti sekarang. Kita betul-betul kita atur agar tidak terjadi kerumunan yang berlebihan yang menyebabkan akan terjadi penyebaran, kita tetap meminimalisir itu semuanya," tandas Dino.

(iwd/iwd)