Keterangan Eri Cahyadi di Sidang Jalan Gubeng Ambles Dinilai Sesuai Fakta

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 15:23 WIB
Eri Cahyadi saat memberikan keterangan dalam sidang (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Dua saksi yakni kepala Bappeko Eri Cahyadi dan Kabid Bangunan dan Gedung Lasidi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang amblesnya Jalan Gubeng. Dalam keterangannya, Eri menyatakan bahwa PT Saputra Karya sudah mengajukan izin pembangunan proyek Mix Use Development Gubeng sesuai mekanisme perizinan.

"Keterangan yang disampaikan sesuai fakta artinya ya proses prosedur mekanisme perizinan sesuai dengan mekanisme, sudah sesuai aturan," kata penasihat hukum PT Saputra Karya Martin Suryana usai menjalani persidangan di ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (28/10/2019).

"Tadi berkali-kali ditegaskan oleh Pak Eri selaku Kepala Dinas Cipta Karya waktu itu bahwa semua proses sudah sesuai perizinan," tambah Martin.


Untuk itu, Martin menolak jika kliennya selaku owner proyek selama ini dikatakan membangun tanpa ada perizinan atau Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Ia juga membantah ada perubahan peruntukan, sebab izin yang semua untuk rumah sakit tetap ada. Hanya memang ditambahkan fasilitas lain berupa hotel.

"Dana dalam proyek ini tidak ada lagi istilah proyek tanpa perizinan semuanya ada izinnya. IMB-nya lengkap dan tidak benar bahwa ada yang mengatakan ada perubahan peruntukan yang semula rumah sakit kemudian menjadi hotel," terangnya.

"Tetap rumah sakit hanya ditambah fungsinya dan menjadi mix use development dan itu sudah sesuai aturan. Jadi sudah clear," imbuh Martin.
Selanjutnya
Halaman
1 2