ADVERTISEMENT

Emak-emak Tertipu Arisan Online, Ownernya Disebut Istri Anggota DPRD Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 15:53 WIB
Emak-emak ketipu arisan online Hoki yang ownernya istri anggota DPRD Bantul, Kamis (10/6/2021).
Emak-emak ketipu arisan online Hoki yang ownernya istri anggota DPRD Bantul, Kamis (10/6/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)

Sedangkan korban lainnya lagi yakni, Dian Astikasari (33) mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Kendati demikian, warga Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta ini mengaku sudah mendapatkan arisan selama 4 kali.

"Saya ikut November 2020, saya sudah 4 kali dapat, awal-awal normal. Nah, tapi masuk Januari gagal bayar. Untuk kerugian, saya rugi Rp 120 juta dan harapannya itu (dengan menempuh jalur hukum) bisa dikembalikan," ucapnya.

"Karena gimana lagi, kita sudah ketemu orang tua owner hingga suaminya tapi tidak ada penyelesaian sampai saat ini," imbuh Dian.

Sementara itu, kuasa hukum para korban yakni Mahendra Handoko menyebut jika pihaknya telah melayangkan gugatan dan diterima PN Bantul. Untuk itu, gugatan ke PN Bantul dengan nomor perkara 51/Pdt.G/2021/PN.Btl yang diajukan oleh 17 penggugat menjalani sidang perdana hari ini.

"Jadi ini sidang pertama, tapi karena kedua tergugat tidak datang dan sidang dilanjutkan 22 Juni," ucapnya.

Dia melanjutkan, arisan online 'Hoki' dimiliki oleh tergugat 1 yakni saudari GP. Dalam pelaksanaan arisan online semua member tidak saling mengenal karena sistemnya hanya melalui grup WhatsApp dan pembayaran arisan secara transfer.

"Kami juga mengupayakan melapor kepada Bawas MA (Mahkamah Agung) agar perkara ini dipantau. Karena dari data kami DT punya keluarga di MA, dan harapan kami warga Yogyakarta berhati-hati dengan saudari GP," katanya.

Selain itu, dia menyebut jika GP adalah istri dari seorang anggota DPRD Kabupaten Bantul. Bahkan, para korban sudah menemui suami GP untuk meminta kejelasan namun hanya mendapat janji-janji palsu.

"Bahkan kita sudah upaya kekeluargaan sejak bulan Januari hingga detik ini tidak ada hasilnya. Bahkan saudara tergugat 2 sebagai anggota dewan beberapa kali ditemui akan menyelesaikan pembayaran dan dia mengakui jika istrinya salah dan siap bertanggung jawab," ujarnya

"Besok kami akan ada aksi lagi di mana tempat suaminya menjadi anggota partai. Jika Pak DT sebagai anggota DPRD Kabupaten Bantul berani besok dimohon ketemu dengan ibu-ibu," imbuh Mahendra.

Dihubungi terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Bantul Hanung Raharjo mengaku baru mengetahui hal tersebut dari media yang menghubunginya. Untuk itu dia mengaku akan melakukan penelusuran terlebih dahulu terkait adanya keterlibatan oknum anggota DPRD Bantul dalam kasus tersebut.

"Wah, kami malah baru tahu kalau ada kabar itu (penipuan arisan online dengan tergugat istri anggota DPRD Bantul). Coba nanti saya klarifikasi dulu apakah itu benar anggota kami atau bukan," ucap Hanung.


(sip/ams)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT