Mayat di Kolong Jembatan Karanganyar Korban Aniaya, 4 Orang Ditangkap

Andika Tarmy - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 16:59 WIB
Polisi mengamankan 4 orang terkait penemuan mayat pria di bawah jembatan, Karanganyar, Jumat (21/5/2021).
Polisi mengamankan 4 orang terkait penemuan mayat pria di bawah jembatan, Karanganyar, Jumat (21/5/2021). Foto: Andika Tarmy/detikcom
Karanganyar -

Polisi menyatakan mayat pria yang ditemukan di bawah jembatan Desa Tugu, Kecamatan Jumantono, Karanganyar, merupakan korban penganiayaan. Polisi saat ini telah mengamankan empat orang yang terduga pelaku penganiayaan dan pembuang jasad korban.

Korban bernama Ridwan (19), warga Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar. Korban ditemukan dalam kondisi tewas oleh warga yang melintas di lokasi kejadian yang berada di perbatasan Kabupaten Karanganyar-Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Senin (17/5) lalu.

Pada saat ditemukan, polisi sempat mengatakan Ridwan adalah korban kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, hasil pemeriksaan dokter menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban.

"Oleh karena pemeriksaan dokter menyimpulkan korban adalah korban laka lantas, sehingga kami belum menemukan bukti permulaan yang cukup. Akhirnya disimpulkan (kejadian itu) laka lantas," ujar Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Kresnawan Hussein, kepada wartawan, Jumat (21/5/2021).

Namun, lanjut Kresnawan, pihaknya masih curiga adanya tindak pidana di balik kematian korban. Penyelidikan petugas berbuah informasi bahwa Ridwan merupakan korban penganiayaan.

"Ada kecurigaan adanya tindak pidana dari penyebab kematian korban tersebut, oleh karena itu kita lakukan penyelidikan, akhirnya kita mendapatkan informasi bahwa korban merupakan korban penganiayaan yang dilakukan oleh seseorang," terangnya.

Berbekal informasi tersebut, polisi akhirnya mengamankan seorang terduga pelaku. Kepada polisi, pelaku tersebut sudah mengakui melakukan penganiayaan terhadap Ridwan.

"Tadi malam kami berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku atas nama AH, warga Jumantono. Yang bersangkutan mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban," jelasnya.

Dari penangkapan pelaku AH ini, polisi akhirnya bisa mengembangkan penyelidikan. Hasilnya, petugas mengamankan tiga pelaku lain.

"Selanjutnya kami kembangkan, lalu kita dapati ada lagi tiga pelaku lain yang sudah diamankan. Setelah itu kita dalami terkait apakah ada yang membantu melakukan atau membantu membuang korban," kata dia.

Kresnawan mengatakan, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka dalam kasus ini. Hal tersebut bergantung pada perkembangan pemeriksaan yang saat ini terus dilakukan petugas.

"Sementara sampai saat ini belum terbuka motifnya apa. Untuk perkembangan selanjutnya akan segera kami laporkan," jelasnya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Simak juga 'Mayat Bocah di Temanggung Disimpan 4 Bulan hingga Mengering':

[Gambas:Video 20detik]