Terpopuler Sepekan

Kisah Miliarder Baru di Klaten Mundur Jadi Penerima Bansos

Achmad Syauqi - detikNews
Sabtu, 10 Apr 2021 09:47 WIB
Warga di Desa Kuncen Kecamatan Ceper, menyetujui ganti rugi tol Yogya-Solo beberapa waktu lalu.
Warga di Desa Kuncen Kecamatan Ceper, menyetujui ganti rugi tol Yogya-Solo. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Gegara proyek jalan Tol Yogya-Solo belasan kepala keluarga miskin keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mundur dari sebagai penerima bantuan program keluarga harapan (PKH). Belasan KK itu mundur setelah mendapat uang puluhan juta hingga miliaran rupiah.

"Dari keterangan para pendampingnya, warga yang mundur itu menerima ganti ruginya bervariasi. Ada yang menerima Rp 1,2 miliar lalu dibagi-bagi dengan saudara, yang jelas paling kecil ada yang menerima Rp 80 juta dan sampai Rp 400 juta. Jadi merasa cukup (sehingga mundur dari KPM PKH)," ungkap Koordinator Kabupaten (Korkab) Pendamping PKH Kabupaten Klaten, Theo Markis pada detikcom, Kamis (8/4/2021).

Theo menjelaskan sampai saat ini sudah ada 15 KPM yang bersedia mengundurkan diri sebagai penerima. Warga tersebut dari satu desa di Kecamatan Polanharjo.
"Sudah ada 15 KPM penerima PKH yang mundur. Semuanya dari Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo," kata Theo.

Menurut Theo, dari jumlah itu semua menyatakan bersedia mundur setelah menerima uang ganti rugi proyek jalan tol terapi tidak serentak. Persetujuan mundur itu dilakukan bertahap dan hari ini tiga orang.

"15 keluarga sudah bersedia mengundurkan diri. Tiga orang di antaranya tanda tangan hari ini," lanjut Theo.

Dijelaskan Theo, di Desa Kapungan total dari pendataan sebenarnya ada 20 keluarga penerima PKH. Namun dari 20 KPM itu baru 15 KPM yang menyatakan mundur.

"Jadi total di Desa Kapungan yang bersedia mundur 15 KPM. Sedangkan lima lainnya masih terus dilakukan edukasi, dan semoga juga mengedukasi warga lainnya," sambung Theo.

Saat ini tim pendampingan PKH Klaten masih melakukan inventarisasi penerima PKH yang terdampak proyek Tol Yogya-Solo di seluruh wilayah. Jumlahnya sementara ada 27 keluarga dari Kecamatan Polanharjo.

"Kita sedang inventarisasi sementara ada 27 KPM penerima yang menerima ganti rugi proyek jalan tol. Jumlah itu semua baru di Kecamatan Polanharjo yang meliputi beberapa desa, yaitu Desa Kapungan, Kranggan, Glagahwangi, Keprabon dan Kauman," imbuh Theo.

Selanjutnya pernyataan dari kades hingga Bupati Klaten...

Lihat juga Video: Sering Didatangi Pengemis-Sales, Warga Kampung Miliarder Tuban Tutup Pintu

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2