Begal Payudara Gentayangan di Sleman, Korbannya Pria Gondrong

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 17:31 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: iStock)
Sleman -

Aksi begal payudara terjadi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Korbannya seorang pria berambut gondrong.

Kisah pelecehan seksual ini pun diunggah oleh korban melalui akun media sosial Twitter miliknya yaitu @banu****. Hingga hari ini pukul 16.01 WIB, cuitannya sudah disukai 40 ribu lebih akun dan di-retweet 15 ribu akun.

"Barusan jadi korban remes tetek di jakal, Sleman, Yogyakarta . masuk jalan ke arah perumahan banteng.

Si gob***. Aku kan laki rambut panjang, lah diremes.

Ati2 ya Cewe2 kalau pulang malem.
Banyak orang bego.

Su**!," tulis akun itu seperti dikutip detikcom, Rabu (13/1/2021).

Saat dimintai konfirmasi, dia menceritakan peristiwa yang dialaminya. "Kejadiannya hari ini, waktu itu jam 1 malam saya pulang dari kantor," ucapnya saat dihubungi detikcom, Rabu (13/1/2021).

Kejadian itu terjadi di Jalan Banteng, Ngaglik, Sleman. Saat itu dia mengendarai motornya dengan kecepatan lambat.

"(Kejadiannya) Di Jalan Banteng Raya itu jalannya berlubang banyak polisi tidur, saya pelan-pelan terus ada motor ndeketin trus meremas dada," ucapnya.

Sejurus kemudian dia syok. Awalnya, orang yang meremas dadanya dikira merupakan temannya.

"Kan sempat syok, pertama ku pikir ini temenku, dari ciri-ciri sepeda motornya kalau tidak salah Supra X 125, cuma dari teman saya yang pakai itu cuma 1 dan posturnya tidak setinggi itu," bebernya.

Usai melecehkan, pelaku sempat berhenti sejenak untuk melihat respons korban. Pria berambut gondrong ini kemudian sadar dirinya menjadi korban pelecehan lantas berteriak. Dia pun sempat mengejar pelaku.

"Ngerinya setelah kejadian dia (pelaku) sempat berhenti terus melihat respons saya. Pas saya tahu ini kondisi tidak normal tak teriakin kayak gitu dia kabur. Tak kejar nggak kena, tak teriakin keras terus ada warga keluar," urainya.

Selengkapnya tentang peristiwa begal payudara yang dialami pria gondrong..

Selanjutnya
Halaman
1 2