Tangis dan Peluk Haru Anak-Ibu Kandung di Demak Usai Laporan Polisi Dicabut

Mochamad Saifudin - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 16:35 WIB
Anak, A (19), bersama ibu kandungnya, S (36), di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak, Rabu (13/1/2021).
Anak, A (19), bersama ibu kandungnya, S (36), di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak, Rabu (13/1/2021). Foto: Mochamad Saifudin/detikcom
Demak -

Anak, A (19), yang sempat polisikan ibu kandungnya, S (36), akhirnya mencabut laporannya hari ini. Suasana haru terasa saat pertemuan A dan S di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak.

Pantauan detikcom, A dan S saling berpelukan dan tak kuasa menahan air mata. Keduanya juga saling berucap maaf.

"Maaf ya, Nak, jika Mama banyak salah," ujar S sembari memeluk dan mengusap punggung anak pertamanya tersebut, di kantor Kejari Demak, Jalan Sultan Fatah, Demak, Rabu (13/1/2021).

"Kakak, kangen, Ma," ucap A memeluk erat ibunya.

Momen haru tersebut berlangsung saat keduanya dipertemukan kembali di Kejari Demak sejak pertemuan terakhir Agustus 2020 lalu. Usapan air mata dan pelukan beberapa kali terjadi dalam momen sekitar dua jam tersebut.

Anak, A (19), bersama ibu kandungnya, S (36), di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak, Rabu (13/1/2021).Anak, A (19), bersama ibu kandungnya, S (36), di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak, Rabu (13/1/2021). Foto: Mochamad Saifudin/detikcom

Nampak A berkali-kali memeluk ibu kandungnya, begitu pula sebaliknya. S pun beberapa kali mengusap air mata anaknya menggunakan tangan dan tisu.

"Terakhir ketemu Agustus 2020, lalu. Kangen pastinya. Bagaimanapun beliau adalah ibu saya," ujar A usai menandatangani surat pernyataan dan perdamaian di kantor Kejari Demak.

Diketahui, A mencabut laporannya hari ini. Dalam kesempatan tersebut, hadir Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama dan Kajari Demak Suhendra. Antara pihak terkait dan saksi menandatangani surat pernyataan dan berita acara perdamaian.

"Insyaallah tanpa disuruh siapapun, saya (menyebut nama terang) mencabut laporan ini. Bagaimanapun beliau tetap ibu saya, yang membesarkan saya, memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya. Terima kasih," kata A di Kejaksaan Negeri Demak, siang ini.

"Bu, saya minta maaf, jika ada yang salah sama Ibu. Bagaimanapun beliau itu orang tua yang sangat saya banggakan, yang melahirkan saya, yang membesarkan saya. Dengan cobaan ini pasti semua ada hikmahnya, bisa melaluinya bersama. Saya berdiri di sini tidak disuruh siapapun," ujar A.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Demak menyebut akan menghentikan proses hukum meski berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P21.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2