Corona Melonjak Tajam di Jateng, Ini RS yang Tak Bisa Lagi Tampung Pasien

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 06 Des 2020 13:58 WIB
Mural bertema waspada penyebaran virus Corona hiasi jalan di Solo. Lukisan itu dibuat agar para pengguna jalan mematuhi protokol kesehatan guna cegah COVID-19
Ilustrasi (Foto: Agung Mardika)
Semarang -

Kasus COVID-19 atau Corona di Jawa Tengah terus mengalami peningkatan tajam. Sejumlah rumah sakit di provinsi tersebut kini penuh dan tak lagi bisa menampung pasien Corona. Di mana saja?

1. RSUD Kudus
"Ada 119 tempat untuk isolasi COVID-19 (di RSUD Kudus). Di dalamnya ada 10 pasien di ruang ICU dan hari ini penuh (sejak hari ini ICU Corona RSUD Kudus penuh)," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Aziz Achyar, kepada wartawan di RSUD Kudus, Kamis (3/12).

Aziz menuturkan dengan kenaikan kasus itu akan menambah ruang khusus Corona. Rencananya ruang VIP di RSUD Kudus akan digunakan sebagai ruang khusus Corona.

2. Kabupaten Klaten
Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten, Juli Purnomo mengatakan RSST Klaten pasien positif Corona yang sudah bisa isolasi mandiri dipulangkan.

"Untuk saat ini RSST full menangani pasien positif COVID, baik yang suspek maupun yang confirm sudah penuh. Malah kemarin ada rujukan dari RS lain sehingga yang positif COVID tapi sudah bisa isolasi mandiri, kita pulangkan," jelas Juli, Selasa (1/12/2020).

Di RS PKU Muhammadiyah Delanggu, Klaten ternyata juga mengalami hal serupa. Bed untuk pasien COVID-19 sempat penuh.

3. RSUD Blora
Di Kabupaten Blora, peningkatan pasien COVID-19 terjadi hingga pasien Corona harus dirawat di IGD karena ruang isolasi dan ICU penuh pada 30 November 2020 lalu.

"Ruang perawatan pasien Corona di RSUD Blora sudah full. Bahkan ada pasien yang kita rawat di IGD. Total yang kita rawat saat ini ada 22 orang," kata Direktur RSUD dr Soetijono Blora, Nugroho Adiwarso, Senin (30/11).

4. Kabupaten Sragen
Kondisi ruang isolasi rumah sakit di Sargen pun hampir penuh, seperti di RSUD dr Soehadi Prijonegoro dan RSUD dr Soeratno Gemolong.
"Memang sudah overload. Maka pekan ini akan menambah (ruang isolasi). RSUD dr Soehadi Prijonegoro akan kita tambah hingga 77 bed, sedangkan RSUD dr Soeratno Gemolong akan kita tambah menjadi 43 bed. Pekan ini harus selesai," kata Plt Bupati Sragen, Dedy Endriyatno, Senin (30/11).

Tonton video 'Pulau Rupat masih 0 Kasus Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2