Ditegur Mendagri Gegara Massa Pilkada, Wabup Blora Minta Maaf

Febrian Chandra - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 19:40 WIB
Arif Rohman-Tri Yulisetyowati mendaftar Pilkada Blora, Jumat (4/9/2020).
Wabup petahana Blora Arif Rohman (Foto: Febrian Chandra/detikcom)
Blora -

Wakil Bupati Blora Arif Rohman menjadi salah satu kepala daerah yang ditegur Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait Pilkada 2020. Arif ditegur karena membawa massa saat pendaftaran Pilkada 2020.

"Saya atas nama Arif Rohman dan Tri Yulisetyowati meminta maaf atas kejadian itu. Ini akan menjadi evaluasi bersama," kata Arif saat dihubungi detikcom, Senin (7/9/2020).

Arif mengatakan pihaknya tak meminta relawan dan simpatisan untuk mengikuti proses pendaftaran dirinya maju Pilkada Blora. Dia pun mengaku kaget dengan banyaknya massa.

"Jujur saya sendiri juga kaget ada relawan simpatisan dari berbagai elemen mengikuti pendaftaran kemarin, dan itu tidak ada yang mengoordinir," jelas Arif.

Arif menyebut pihaknya sudah melarang para simpatisan untuk mengikuti proses pendaftaran Pilkada Blora 2020. Dia pun tak menyangka ternyata banyak simpatisan yang datang.

"Konsep pendaftaran kemarin sebenarnya sederhana. Datang ke KPU terus pulang. Karena jarak kantor PKB dengan gedung KPU dekat kami pun memutuskan untuk jalan kaki," jelasnya.