Napi Teroris Terkait ISIS di Nusakambangan Meninggal Dunia

Arbi Anugrah - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 17:25 WIB
Lapas Batu Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Ilustrasi. Foto: Lapas Batu Nusakambangan. (Arbi Anugrah/detikcom)
Cilacap -

Terpidana kasus terorisme Jakim (35) alias Abu Syauki meninggal di RSUD Cilacap akibat penyakit paru-paru pada Senin (31/8). Jakim merupakan napi teroris yang menjalani hukuman selama tiga tahun di Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, Pulau Nusakambangan, Cilacap.

Koordinator Lapas se-Nusakambangan, Erwedi Supriyatno membenarkan meninggalnya Jakim. Namun dia mengaku tidak mengetahui informasi detail terkait meninggalnya Jakim.

"Saya hanya dapat laporan terkait meninggalnya napiter Lapas Karanganyar tadi malam. Tapi terkait proses penyerahan jenazah dan pemakaman secara teknis saya tidak tahu," kata Erwedi dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (1/9/2020).

Sementara menurut Kalapas Karanganyar, Fikri, Jakim mengeluh alami gangguan pernapasan dan lemas pada hari Kamis, 27 Agustus 2020 pukul 08.00 WIB.

"Tim medis bersama dokter dan tim pengawalan melakukan pemeriksaan intensif kepada yang bersangkutan di dalam kamarnya," ujarnya.

Dia mengatakan Jakim dibawa ke klinik Lapas untuk mendapatkan pertolongan pertama pada pukul 08.30 WIB. Jakim juga diinfus dan dipasangi alat bantu pernapasan.

"Karena kondisinya semakin menurun, yang bersangkutan di rujuk ke IGD RSUD Cilacap pada pukul 09.15 WIB untuk mendapatkan perawatan khusus," jelasnya.

Kemudian lanjut Fikri, Jakim dinyatakan meninggal dunia pada hari Senin, 31 Agustus 2020 pada pukul 23.05 WIB karena sakit suspect TB Paru.

Simak video 'Kemendagri Duga KTP WNI di Sarang ISIS Palsu':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2