Rumah Mbah Minto 'Artis' Dagelan Direhab, Tapi Masih Sisakan Ikon Ini

Achmad Syauqi - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 19:41 WIB
Mbah Minto artis dagelan Gagal Mudik di rumahnya usai direhab
Foto: Mbah Minto artis dagelan Gagal Mudik di rumahnya usai direhab (Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Mbah Minto (70) yang terkenal usai memerankan simbok dalam video dagelan Gagal Mudik kini tinggal di rumah yang sudah selesai direhab. Tembok dan dinding yang sebelumnya tak berplester itu kini sudah berkeramik, tapi ada satu ikon yang masih tetap dipertahankan. Apa itu?

Teras rumah Mbah Minto pun tampak lebih bersih setelah dikeramik. Di teras ini ada kursi kayu panjang yang menggantikan tumpukan kayu bakar.

Namun di salah satu sudutnya masih terlihat anglo dan gentong dari tanah liat. Anglo itu beberapa kali muncul menjadi latar belakang 'syuting' konten video Mbah Minto dan Muhammad Yusuf alias Ucup.

"Anglo di teras rumah masih ada. Ya untuk ambil video atau untuk masak air serta menghangatkan sayur," kata pendamping Mbah Minto, Edi Susanto saat ditemui detikcom di rumahnya, Dusun Selorejo, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten Sabtu (1/8/2020).

Edi mengatakan anglo yang terbuat dari tanah liat itu sejak awal memang diletakkan di teras rumah. Anglo itu biasa digunakan Mbah Minto untuk memasak dengan kayu bakar. Selain menjadi tempatnya memasak, dapur itu juga kerap menjadi lokasi pengambilan video.

"Beberapa kali untuk pembuatan video. Padahal setelah rumah direhab juga ada kompor gas," cerita Edi.

Salah satu sudut teras tempat Mbah Minto biasa syuting dengan latar gentong dan angloRumah Mbah Minto 'Artis' Dagelan Direhab, Tapi Masih Sisakan Ikon Ini Foto: Salah satu sudut teras tempat Mbah Minto biasa syuting dengan latar gentong dan anglo (Achmad Syauqi/detikcom)

Edi menyebut sejak Mbah Minto populer dan menjadi artis YouTube, sejumlah pejabat hingga artis juga datang bertamu. Hanya saja, tamu-tamu itu belum sempat didata.

"Ada beberapa pejabat dan artis tapi lupa tidak didata. Hari ini beberapa warga kota Solo juga datang, foto-foto lalu pulang," jelas Edi.

Hal senada juga disampaikan keponakan Mbah Minto, Sri. Dia menyebut anglo itu sengaja dipertahankan karena masih terpakai untuk pengambilan video.

"Anglonya untuk pengambilan video. Namanya orang tua kadang ada kompor gas juga pakai anglo masaknya," terang Sri.

Sri menyebut setelah direhab oleh salah satu BUMN, rumah Mbah Minto sudah makin lengkap. Dapur dan kamar mandi pun kini sudah lebih baik.

"Kompor sudah ada. Kamar mandi juga sudah bagus semua," ucap Sri.

Selanjutnya
Halaman
1 2