Kasus Pernikahan Anak, Polisi Lepas Syekh Puji dengan Dalih Tak Ada Bukti

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 17 Jul 2020 08:22 WIB
s
Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji (Foto: dok. detikcom)

Maka flashdisk tersebut tidak bisa dijadikan barang bukti. Hasil visum terhadap DTA pun mengugurkan dugaan terjadinya persetubuhan karena selaputr dara bocah yang kini berusia 10 tahun itu masih utuh.

"Kita juga lakukan visum terhadap (anak) ini, didampingi PPT Dinsos Kota Magelang di Rumah Sakit Tidar. Hasil visum tersebut, selaput dara anak masih utuh, tidak ada bukti kekerasan. Maka, untuk pencabulan atau persetubuhan, gugur," jelasnya.

Dugaan adanya eksploitasi ekonomi juga tidak terbukti karena perekonomian keluarga DTA sampai saat ini masih wajar. Selain itu Sunarno juga mengungkap keadaan DTA saat ini yang masih baik daam sosialisasi.

"Dari PPT Dinsos Kota Magelang, (DTA) pergaulan masih normal, tidak ada gangguan perilaku atau sosial," terangnya.

Meski demikian pihak keuarga meminta perlindungan dari kepolisian karena merasa terganggu dengan tuduhan tersebut. "Minta perlindungan terhadap anaknya. Mereka merasa terganggu," ujarnya.

"Kasus atau pengaduan Endar di Jateng dan Wahyu di Mabes Polri tidak ada barang buktinya. Untuk berikan kepastian hukum, penyelidikan kita hentikan. Tapi tidak tertutup kemungkinan ada novum baru atau bukti baru kita akan buka kembali," katanya.

Sebelumnya, nama Syekh Puji bikin heboh dengan menikahi gadis berusia 12 tahun pada 2008. Kala itu majelis hakim PN Kabupaten Semarang menjatuhkan vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 60 juta.

Dalam kasus ini, Syekh Puji membantah telah menikahi bocah berusia 7 tahun. Dia menyebut isu itu beredar usai dimintai uang puluhan miliar dengan ancaman yang tak dia gubris.

"Bahwa permasalahan ini berawal dari adanya skenario permintaan uang kepada saya sejumlah Rp 35 miliar disertai dengan ancaman akan membuat berita tentang saya menikah lagi dengan anak di bawah umur berusia 7 tahun yang dipastikan akan viral karena info yang bersumber dari salah satu keluarga besar saya pasti akan dipercaya," kata Syekh Puji dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (2/4).

Halaman

(alg/mbr)