Kasus Pernikahan Anak, Polisi Lepas Syekh Puji dengan Dalih Tak Ada Bukti

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 17 Jul 2020 08:22 WIB
s
Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji (Foto: dok. detikcom)
Semarang -

Nama Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji kembali mencuat 3 bulan lalu karena ada laporan ia menikahi bocah usia 7 tahun berinisial DTA. Namun pihak kepolisian tidak menemukan bukti terkait laporan itu sehingga penyelidikan dihentikan.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jawa Tengah AKPB Sunarno mengatakan kasus itu dilaporkan di Polda Jateng oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng Endar Susilo. Kemudian laporan itu juga dilaporkan ke Mabes Polri oleh Wahyu Dwi.

Salah satu saksi bernama Apri yang merupakan saksi pelapor membenarkan terjadinya pernikahan tersebut. Namun Sunarno mengatakan dari 18 saksi yang diperiksa, hanya Apri yang mengatakan terjadi pernikahan siri pada tahun 2016 antara Syekh Puji dan DTA.

"Dari pengaduan itu, penyidik melakukan pemeriksaan 18 saksi dan ada saksi ahli pidana dan dokter yang melakukan visum terhadap anak. Saksi-saksi tersebut tidak ada yang mengiyakan apa yang dikatakan Saudara Apri ini," kata Sunarno di Mapolda Jateng, Kamis (16/7/2020).

Kepolisian juga menelusuri 2 flashdisk berisi rekaman yang diserahkan sebagai barang bukti. Flashdisk pertama, menurut Sunarno, hanya testimoni dari pelapor yang sudah melakukan penelusuran, kemudian flasdisk kedua berisi percakapan pelapor dan ibu DTA yang ternyata tidak mengungkap soal adanya perikahan.

"Ada dua flash disk. Pertama, rekaman testimoni Endar. Dia mengatakan sudah melakukan langkah klarifikasi dan menemui DTA dan Endang (ibu anak yang diduga dinikahi Syekh Puji). Tapi di rekaman ini hanya testimoni dia melakukan ini-itu," ujar Sunarno.

"Satu lagi percakapan Endar dan Endang, Ibu DTA, bahwa di sini tidak ada yang mengatakan telah terjadi pernikahan, tidak ada," imbuhnya.

Tonton video 'Heboh Tukang Pijat di Pinrang Sulsel Nikahi Gadis 12 Tahun:

Selanjutnya
Halaman
1 2