10 Petugas Pilkada Boyolali Reaktif Rapid Test, 3 di Antaranya Positif Corona

Ragil Ajiyanto - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 18:25 WIB
Sekda Boyolal, Masruri
Foto: Sekda Boyolal, Masruri (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali bersama Dinas Kesehatan melakukan rapid test kepada 2.276 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pilkada 2020. Hasilnya, 10 orang reaktif dan tiga di antaranya dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19.

"Rapid test kepada PPDP kemarin, memang ada yang reaktif, kelihatannya 10 (orang)," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Boyolali, Masruri saat ditemui di kantornya, kompleks Perkantoran Terpadu Pemkab Boyolali, Senin (13/7/2020).

Masruri mengatakan pihaknya sudah meminta kepada KPU Boyolali untuk segera mengganti PPDP yang reaktif virus Corona itu. Sehingga tahapan Pilkada 2020 di Boyolali akan tetap jalan terus.

"Sudah saya perintahkan KPU untuk segera diganti (PPDP yang hasil rapid test reaktif), supaya tahapannya jalan terus," tutur pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali itu.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Boyolali, Ratri S Survivalina, mengatakan dari hasil screening terhadap PPDP tersebut, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan pengambilan sampel swab kepada 10 orang yang hasil rapid test dinyatakan reaktif. Hasilnya, tiga orang dinyatakan positif COVID-19.

"Dari 10 PPDP yang reaktif, dilanjutkan pemeriksaan swab tenggorokan. Yang sudah keluar hasil tes laboratorium ada tiga orang dan hasilnya dinyatakan positif, sedangkan yang tujuh lagi, kami masih menunggu," kata Lina, sapaan akrabnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2