Jabar Banten Hari Ini: Gubernur Serang Balik dr Tirta-BEM FISIP Unpad Kritik Jokowi

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 22:17 WIB
bem fisip Unpad kritik Jokowi
Foto: Instagram BEM FISIP Unpad
Bandung -

Beragam peristiwa terjadi di Jawa Barat dan Banten hari ini, Jumat (16/7/2021) dari mulai dr Tirta kritik akun COVID-19 Banten, BEM FISIP Unpad yang mengkritik Presiden Jokowi hingga WN China yang tinggal di 'bedeng mewah' di Sukabumi ternyata investor yang sedang cari tambang emas.

dr Tirta Kritik Akun COVID-19 Banten, Gubernur Malah Serang Balik

Setelah sebelumnya direspons netizen, kali ini giliran dr Tirta yang mengkritik desain postingan COVID-19 di Instagram Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten yang menampilkan wajah gubernur dan wakil gubernur.

Di akun youtubenya, dr Tirta membandingkan akun Dinkes mulai dari DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten. Begitu menampilkan akun milik Banten yang ditampilkan adalah wajah gubernur dan wakilnya. Ia anggap ini akun edukasi COVID-19 paling rapi dibandingkan daerah lain.

"Jadi kita nobatkan Dinkes Prov Banten foto feednya Instagram edukasi Covidnya paling rapi. Ini Instagramnya, rapi sekali. DKI Jateng, Yogya, Jatim, lewat semua. Paling bagus Prov Banten. Bismilah komisaris," kata dr Tirta sambil menyindir.

Potongan video ini tersebar dan direpost ulang olah beberapa akun media sosial di Banten. Sindiran ini tentunya mendapatkan respons dari pihak terkait.
Oleh Gubernur Wahidin Halim, sindiran itu dianggap kurang kerjaan. Memang di setiap feed akun itu ada wajah ia dan wakilnya. Tapi ada slide kedua dan ketiga yang menunjukkan informasi update soal COVID-19 setiap hari.

"Lagi pula dokter kurang kerjaan yang gini-gini kok dikomentari, turun ke lapangan! Tenaga kesehatan kurang dan terbatas," kata Wahidin begitu dimintai respons melalui aplikasi pesan oleh detikcom di Serang, hari ini.

Jubir Satgas COVID-19 Ati Pramudji Hastuti pun memberikan respons. Katanya akun informasi COVID-19 itu jangan dilihat hanya di slide pertama. Di setiap postingan ada tiga slide di mana berisi informasi data dan peta zonasi tiap kabupaten dan kota.

"Bukan hanya menampilkan wajah gubernur dan wagub saja tapi berisi informasi data Covid dan peta zonasi per kabupaten kota," ujar Ati melalui pesan terpisah.
Setelah ada kritik netizen, penanggung jawab akun resmi itu katanya sekarang dipegang oleh petugas dari Dinas Kominfo. Ada tenaga IT yang diperbantukan untuk mengelola akun tersebut.

"Ditugaskan oleh sekda untuk diperbantukan ke dinkes melalui surat yang dikirim oleh BKD," paparnya.

Sebelumnya netizen mengomentari akun Dinkes ini. Beragam komentar dilontarkan. Ada yang menyebut kapan kira-kira Dinkes mengganti akun robotnya dengan manusia. Bahkan, ada yang mengira akun yang tiap hari mengumumkan COVID-19 ini milik pribadi gubernur.

"Segitu takutnya kah warga banten lupa sama pimpinannya? Ampe dipajang setiap postingan," tulis akun @grace****.

"Saya kira Instagram pribadi Pak gubernur Banten..." tulis @m-sabar***.

"Sumpah ini akun sosmed instansi pemerintah dengan materi konten terjelek di dunia," kata @kevin_****.

Namun Jumat (16/7/2021) malam, desain postingan data COVID-19 berubah. Slide pertama langsung menampillkan data kasus COVID-19 terbaru, meski foto gubernur dan wakilnya tetap nyempil.