Desain Postingan COVID-19 Banten Berubah! Tapi Muka Gubernur Tetap Nyelip

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 21:49 WIB
desain postingan data covid Banten yang dikritik pun berubah
Foto: Instagram Dinkes Provinsi Banten
Serang -

Desain postingan Dinas Kesehatan Pemprov Banten soal data COVID-19 di Instagram akhirnya berubah, usai tuai kritik netizen hingga dr Tirta. Unggahan grafis data kasus konfirmasi itu langsung memaparkan data bukan foto full gubernur dan wagub. Meski foto keduanya tetap nyempil.

Jika sejak pandemi wajah Gubernur Wahidin Halim dan Wagub Andika Hazrumy ditampilkan gamblang. Di desain yang baru wajah keduanya ditutup masker. Fotonya pun lebih kecil dan hanya ada dua slide gambar.

Desain baru ini langsung menuai respons netizen. Bahkan akun dr Tirta memberikan komentar begitu update kasus diunggah dua jam lalu. "Nah, gitu donk. Lebih enak dilat dan informatif. Tidak anti kritik. Tapi membuka saran," katanya.

Bahkan, respons dr Tirta langsung dibalas admin dengan mengatakan siap. Tapi, memang masih ada netizen yang mempertanyakan kenapa wajah gubernur dan wakilnya harus tetap ditampilkan meski bermasker.

"Min, kenapa sih foto gub dan wagub masih harus muncul meski kecil?" tanya akun @bsetiadh***.

Sejak pandemi, akun update Satgas COVID-19 Pemprov Banten tidak pernah diubah dan selalu menampilkan wajah gubernur di depan. Oleh netizen termasuk dr Tirta akun ini dibanding-bandingkan dengan daerah lain.

"Jadi kita nobatkan Dinkes Prov Banten foto feednya Instagram edukasi Covidnya paling rapi. Ini Instagramnya, rapihsekali. DKI Jateng, Yogya, Jatim, lewat semua. Paling bagus Prov Banten. Bismilah komisaris," kata dr Tirta.

Oleh Gubernur Wahidin sindiran itu dianggap kurang kerjaan. Memang di setiap feed akun itu ada wajah ia dan wakilnya. Tapi ada slide kedua dan ketiga yang menunjukan informasi update soal COVID-19.

"Lagi pula dokter kurang kerjaan yang gini-gini kok dikomentari, turun ke lapangan, tenaga kesehatan kurang dan terbatas," kata Wahidin begitu dimintai respons melalui aplikasi pesan oleh detikcom.

[Gambas:Instagram]



Jubir Satgas COVID-19 Ati Pramudji Hastuti pun memberikan respons. Katanya akun informasi COVID-19 itu jangan dilihat hanya di slide pertama. Di setiap postingan ada tiga slide di mana berisi informasi data dan peta zonasi tiap kabupaten dan kota.

"Bukan hanya menampilkan wajah gubernur dan wagub saja tapi berisi informasi data Covid dan peta zonasi per kabupaten kota," ujar Ati melalui pesan terpisah.
Setelah ada kritik netizen, penanggung jawab akun resmi itu memang dikelola petugas dari Dinas Kominfo. Ada tenaga IT yang diperbantukan untuk mengelola akun tersebut.

"Ditugaskan oleh sekda utk diperbantukan ke Dinkes melalui surat yang dikirim oleh BKD," paparnya.

(bri/ern)