Ini Motif Pelaku Berkedok Dukun Bunuh-Bungkus Pemuda Karawang

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 18:20 WIB
Pembunuhan Pemuda Karawang Terbungkus Plastik
Polisi menangkap tiga pria pembunuh pemuda di Karawang. (Foto: Luthfiana Awaluddin/detikcom)
Karawang -

Sebelum dinyatakan hilang dan ditemukan tewas secara tragis, Fathan Ardian Nurmiftah (19), disebut-sebut sempat berkonsultasi supranatural kepada Jhovi Fernando (30). Jhovi, yang mengaku dukun, mengundang Fathan ke tempat indekosnya untuk mengadakan ritual.

Tanpa rasa curiga, Fathan lantas mengikuti ajakan itu. Setelah bertemu di wilayah Johar, pemuda itu pergi ke indekos Jhovi di Kampung Cilalung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Minggu malam (10/1/2021).

Fathan tak menyangka jika kunjungannya ke tempat indekos Jhovi bakal berujung maut. Ia pun tak curiga kepada pelaku yang baru dikenalnya selama sepekan itu melalui Facebook. Namun rupanya, Jhovi hanya membual. Ia tak punya kemampuan supranatural.

"Kepada korban, pelaku mengaku punya kemampuan paranormal dan bisa mengeluarkan sosok gaib di tubuh korban," kata Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra di Mapolres Karawang, Jumat (15/1/2021).

Hasil pemeriksaan, ritual itu tak pernah benar-benar terjadi. Justru yang ada hanya bujukan Jhovi kepada Fathan soal materi. Rama mengatakan, di dalam kamar kos itu, terjadi pembicaraan soal uang.

Menurut pengakuan Jhovi, Fathan sempat mengaku bisa meminjamkan uang kepada Jhovi. Di tempat kejadian itu, Jhovi kemudian menagih janji Fathan untuk meminjamkannya uang.

Namun, hal itu tidak terjadi. Jhovi yang sebetulnya pengangguran itu kemudian naik pitam karena Fathan tidak jadi meminjamkannya uang.

"Pelaku mengaku sakit hati terhadap ucapan korban," ucap Rama.

Selanjutnya
Halaman
1 2