Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini mengatakan, angin kencang menerjang Desa Mojogebang, Mojowiryo, Pandan Krajan dan Mojowono di Kecamatan Kemlagi.
"Kecepatan angin saat kejadian 35 knot atau kurang lebih 70 km/jam menyebabkan kerusakan di beberapa bangunan rumah warga, jaringan listrik dan beberapa pohon tumbang," kata Zaini dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (27/11/2019).
Sejauh ini, lanjut Zaini, pihaknya baru mendata kerusakan bangunan dampak angin kencang di tiga desa. Di Dusun Sambikerep, Desa Pandan Krajan, angin kencang merusak delapan bangunan milik warga.
"Kerusakan bangunan kategori sedang. Terdiri dari 6 warung, serta cucian sepeda motor dan salon," ujarnya.
Di Dusun Dempul Lor, Desa Mojogebang, angin kencang merusak enam bangunan milik warga. Terdiri dari kandang sapi, tempat produksi batako, serta tiga rumah warga. Dari jumlah itu, dua rumah warga dan tempat produksi batako ambruk hingga rata dengan tanah.
Dampak angin kencang di Desa Mojowono juga lumayan parah. Di Dusun Segawe Kidul saja tercatat 10 bangunan rusak. Terdiri dari atap enam rumah rusak ringan, sebuah balai pertanian rusak total, atap dua kandang sapi, serta atap satu rumah warga dari asbes rusak berat.
"Di Dusun Sugawe Lor (Desa Mojowono) satu warung rusak berat, atap satu rumah rusak ringan dan atap satu warung rusak berat. Kalau di Dusun Wonorejo, atap satu rumah rusak berat dan atap dua rumah rusak ringan," terang Zaini.
Saat ini, kata Zaini, pihaknya masih mendata kerusakan di Desa Mojowiryo dan desa lainnya di Kecamatan Kemlagi. Petugas juga membantu warga mengevakuasi pepohonan yang tumbang diterjang angin kencang.
"Kami juga berkoordinasi Dengan PLN karena banyak instalasi listrik yang rusak," imbuhnya.
Sementara data yang dihimpun detikcom, angin kencang juga menerjang 4 desa lainnya di Kecamatan Kemlagi. Yaitu Desa Mojodadi, Mojowatesrejo, Kemlagi dan Desa Mojopilang. Beberapa atap rumah warga rusak akibat diterjang angin kencang. Selain itu, pepohonan juga roboh.
Hujan disertai angin kencang menerjang Kecamatan Kemlagi siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut kesaksian warga, angin kencang hanya berhembus kurang dari 5 menit.
Halaman 2 dari 2